Manfaat Pelukan: Buat Hubungan Lebih Dekat. Manfaat pelukan ketika seseorang sedang sedih atau bahagia membuat ekspresi hati makin memuncak. Berpelukan memiliki segudang makna dan arti tersendiri baik secara spiritual, emosi, psikologi dan kesehatan. Apalagi berpelukan pada orang-orang terkasih. Manfaat pelukan tidak hanya diartikan bagi pasangan kekasih yang baru menikah saja. Tetapi lebih dari itu, berpelukan memberikan keuntungan baik kepada anak-anak, remaja hingga dewasa.

Seperti halnya manfaat pelukan bagi anak akan berpengaruh besar pada faktor perkembangan psikologi anak semisal merasa dilindungi, diperhatikan, dikuatkan, dan memiliki pihak yang menyayanginya. Kehangatan hubungan akan muncul dari aktivitas berpelukan. Transfer emosi yang positip akan saling mempengaruhi satu sama lain.


Menurut WartaSolo.com manfaat berpelukan akan maksimal bila dilakukan dengan sepenuh hati, tentunya disarankan sesama anggota keluarga, sesama gender, dan sepasang kekasih. Contoh dalam keluarga, berpelukan dengan orangtua membuktikan bahwa mereka mendukung anaknya. Pelukan dengan para sahabat juga seperti itu halnya. Kehangatan dan kenyamanan biasanya yang dirasakan ketika berpelukan.

MANFAAT PELUKAN

Mengutip dari Time, Minggu (30/4/2017) bahwa setidaknya dan 4 manfaat pelukan yang perlu diketahui.

Berikut ulasan singkatnya:

1. Manfaat berpelukan membuat relasi menjadi lebih dekat

Berpelukan membuat hubungan seseorang dengan orang lain jadi lebih dekat. Ketika berpelukan maka tubuh melepaskan hormon oksitosin, yakni senyawa kimia yang membuat hubungan ikatan emosional menjadi lebih kuat.

“Studi menunjukkan orang-orang merasa kondisinya lebih baik dan terhubung dengan pasangan ketika mereka sering mendapat sentuhan atau pelukan,” tutur pakar hubungan, Terri Orbuch.

2. Berpelukan bisa menurunkan tensi darah

Melepasnya senyawa oksitosin saat berpelukan bisa memberi manfaat positif bagi kesehatan. Ada studi kecil terhadap wanita jelang berhentinya menstruasi (menopause) dalam jurnal Biological Psychology mengungkapkan, wanita yang sering mendapat pelukan dengan pasangan memiliki tingkat oksitosin yang tinggi dan tekanan darah lebih rendah.

3.Mampu menurunkan stres (tekanan)

Bila kesemasan datang atau ketika deg-degan datang, kemudian mendapat pelukan dari sahabat atau orangtua rasanya begitu menenangkan. Hal ini dibuktikan lewat studi dari University of Wisconsin-Madison School of Medicine bahwa pelukan mampu menurunkan tingkat hormon stres yakni kortisol.

4. Pelukan dapat menghidandari risiko sakit menurun

Seseorang yang mengalami stres cenderung mudah sakit karena daya tahan tubuhnya menurun. Dalam studi dari Carnegio Mellon University Amerika Serikat menyebutkan, risiko sakit terpapar virus flu menurun bila mendapat dukungan sosial dari orang-orang sekitar dan sering mendapat pelukan.

Sangat mengagumkan. Tuhan memberikan rasa nyaman begitu tinggi usai berpelukan ternyata dari sisi ilmiah bisa dibuktikan. Manfaat pelukan setidaknya menjauhkan diri kita dari tekanan darah yang tinggi, terhindar dari stres dan resiko sakit menurun. Baca Juga: Tips Cepat Mengendalikan Emosi Agar Menjadi Sesuatu Yang Baik. [M. Anis – WartaSolo.com]