Tips Jitu Melatih Anak Mandiri Sejak Dini



mengajari anak mandiri

Tips Jitu Melatih Anak Mandiri Sejak Dini. Dalam setiap keluarga pastinya ingin menjadikan anggota keluarganya yang terbaik. Terlebih bagi yang mempunyai anak kecil. Anak kecil ibarat kertas putih bersih apa yang akan kita goreskan ke dalam diri anak itu yang akan membentuk anak. Pasti sebagai orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tidak keras kepala, tidak manja serta peduli terhadap lingkungannya.

Untuk membuat sibuah hati mandiri memang tidaklah instans namun dibutuhkan kebiasaan secara bertahap mengingat anak belum bisa menerima banyak perintah dalam satu tahap. Kepedulian orang tua, kesabaran dan dampingan dari orang tua sangat dibutuhkan untuk membuat anak menjadi anak yang mandiri.

Anak merupakan peniru yang sangat ulung, apapun yang telah terekam didalam otaknya akan dipraktekkannya. baik itu kebiasaan yang baik atau kebiasaan yang buruk karena anak belum bisa membedakannya. Sebagai orang tua hendaknya juga harus berhati-hati dalam bersikap dan berbicara didepan anak. Perilaku orang tua dapat tercermin kepada anaknya.

Berikut beberapa tips jitu untuk melatih anak mandiri sejak usia dini

Baca Juga:

Mengajarkan Kebiasaan Baik Untuk Bekal Masa Depan

Tips Jitu Mengajari Anak Berterimakasih

Jangan Terlalu Banyak Melarang Anak

Rasa ingin tahu anak tentang dunianya kadang membuat anak melakukan hal yang diluar logika. Sebagai orang tua tugas kita adalah mengarahkan anak. Jangan pernah melarang anak melakukan apa yang diinginkannya, namun bila yang dilakukan anak membahayakan peran orang tua adalah memberikan pengarahan kepada anak jika hal tersebut berbahaya sebaiknya begini. Arahan tanpa solusi membuat anak semakin tertantang jadi bila mengalihkan suatu hal berilah solusi/alasan yang tepat agar anak mengerti, beritahu tentang resiko jika anak melakukan hal yang salah. Jangan katakan kata “tidak” kepada anak namun dengan kata “lebih baik”. Dengan kata “lebih baik” anak mempunyai pilihan untuk melakukan hal lain. Sebagai orang tua yang bijak akan baik bila sebelum anak melakukan bermain tetapkan aturan yang sudah disepakati antara anak dan orang tua, jangan sepihak karena akan merugikan anak. kesepakatan antara anak dan orang tua lebih efektif, jadi tujuannya bila anak melanggar aturan yang telah disepakati maka anak akan mendapatkan resiko.

Jangan Menuruti Semua Keinginan Anak

Walaupun anda sangat menyayangi anak, namun menuruti semua keinginan anak merupakan cara mendidik yang tidak benar. Hal tersebut akan membuat anak manja dan mengandalkan orang lain. Mungkin sekali dua kali anak yang meminta suatu hal dituruti akan tenang namun berjalannya waktu anak akan membuat cara agar keinginannya dituruti, misalkan dengan menangis atau berteriak. Berilah pengertian kepada anak bahwa segala hal tidak bsa diterimanya dengan instans apabila anak meminta sesuatu buatlah reward untuk anak misalnya kalau anak berhasil dalam suatu hal maka akan mendapatkan barang yang diinginkan. Ajarilah anak mendapatkan sesuatu melalui usaha agar anak lebih bertanggung jawab. Serta anak yang mendapatkan sesuatu melalui usaha akan lebih berhati-hati.

Ajarkan Anak Untuk Tidak Berbohong

Jangan sekali-kali mengajarkan kepada anak untuk berbohong, misalkan anak nangis minta dibelikan sesuatu orang tua menjanjikan besuk namun kenyataannya tidak. Ajarkan kepada anak untuk selalu terbuka dalam segala hal demikian juga dengan orang tua selalu ungkapkan apa yang dirasa tentang anak kepada anak. misalnya mama bahagia kaka hari ini begini…. atau mama sedih kalau kaka begini…. Melalui keterbukaan dalam komunikasi dan apa yang dirasakan mengajarkan kepada anak untuk terbuka dengan apa yang dirasakan juga. Jadi bila anak terindikasi berbohong orang tua segera mengetahui dan merubah perilaku anak yang salah.

Jangan Memhukun Anak Dengan Kekerasan Fisik

Meskipun orang tua sedang marah atau kesal kepada anak jangan sekali-kali turun tangan kepada anak. Memukul anak meskipun menggunakan tangan dan tidak keras hal tersebut akan terekan didalam memori anak dan akan terbawa hingga dewasa. Sebagai orang tua lebih baik ketika sedang marah atau kesal dengan perlakuan anak lebih baiknya mendoakan anak untuk menjadi anak yang baik. atau akan lebih baik jika anda menggunakan aturan bermain dengan aturan yang jelas dan resiko yang sudah ditetapkan anak akan lebih bisa menerima hukuman.

Kasih dan Perhatian

Seorang anak akan merasa nyaman dan bahagia apabila menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada anaknya. Kepedulian orang tua terhadap hal sekecil apapun kepada anak membuat anak lebih percaya diri. misalkan dengan pelukan hangat dan ucapa mama sayang kaka atau ucapan terimakasih bila sudah membantu. hal tersebut membuat anak lebih dihargai keberadaannya. libatkan anak dalam segala hal misalnya membantu nyapudengan memfalitasinya dengan sapu kecil meskipun nanti kita mengulang kegiatan menyapu namun anak akan senang dan lebih bertanggung jawab. Posisikan diri anda sebagai sahabat sekaligus ibu bagi anak anda. Anda harus bisa memposisikan diri kapan menjadi ibu dan kapan mejadi sahabat yang baik.

Menjadi orang tua merupakan tugas dan tanggung jawab yang mulia. Jadilah orang tua yang dapat dibanggakan oleh anak. Didiklah anak dengan baik dan penuh kasih sayang maka anak akan membanggakan bagi keluarga. Semoga ulasan diatas bermanfaat. Baca Juga: Mendidik Anak Yang Susah Diatur [YuQe-WartaSolo.com]