Penyebab Mata Bisulan dan Cara Mengatasinya



Penyebab Mata Bisulan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mata Bisulan dan Cara Mengatasinya. Pernahkah anda merasakan bisul mata? bisul mata atau mata bintitan merupakan benjolan kecil yang terdapat pada kelopak mata dengan warna merah yang sangat menyakitkan. Mata bisulan atau mata bintitan orang jawa menyebutn yaitu mata timbilen. Sebagian mata timbilen hanya terjadi pada salah satu kelopak mata saja.

Mata bisula tidak berampak buruk pada penglihatan penderitanya. Apabila bintit atau bisul atau imbul sudah terbuka dan mengeluarkan cairan putih seperti na, maka pandangan mata akan kembali jernih.

Bisulan atau timbilen biasanya terjadi di kelopak mata bagian luar, tapi terkadang juga bisa muncul di bagian dalam. Bintil yang tumbuh di bagian dalam lebih menyakitkan daripada yang tumbuh di luar. Karena bila dibagian dalam kelopak mata akan terasa seperti diganjal dengan rasa yang sangat perih dan mengeluarkan air untuk beberapa saat.

Cara mendeteksi terjadinya bisulan atau bintitan sangatlah mudah yaitu adanya adanya benjolan berwarna merah pada tepi kelopak mata dan memiliki titik pusat dengan warna agak keputihan. Namun rasa dari adanya benjolan tersebut disetiap orang. Gejala yang menyertai kondisi mata bisulan antara lain:

  • Mata berair dan merah.
  • Kelopak mata yang bengkak dan terasa nyeri.
  • Munculnya kotoran mata di sekeliling kelopak mata.

Penyakit bintitan tidak membutuhkan perawatan medis secara khusus, umumnya bisulan bisa sembuh dengan sendirinya namun resiko kompikasi akibat bakteri jahat tetap ada. Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika bintitan yang Anda alami tidak menunjukkan tanda-tanda membaik setelah dua hari dan pembengkakan menyebar hingga ke bagian lain wajah, seperti pada pipi

Penyebab Mata Bisulan

Penyebab utama bintitan ialah bakteri stafilokokus. Bakteri ini biasanya hidup pada kulit manusia tanpa menyebabkan penyakit. Tetapi risiko bintitan akan meningkat jika kita menyentuh mata dengan tangan yang kotor. Contoh infeksi akibat bakteri yang dapat memicu bintitan adalah infeksi yang terjadi pada akar bulu mata, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat.

Di samping bakteri, peradangan pada kelopak mata atau blefaritis juga dapat memicu terjadinya bintitan. Terutama jika Anda mengidap blefaritis jangka panjang. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau komplikasi akibat penyakit kulit yaitu rosaseae

Baca Juga: Keratitis. Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Cara Mengobati Mata Bisulan

Sebagian besar bintitan bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-20 hari. Bintitan akan sembuh setelah pecah dan mengeluarkan nanah serta titik putihnya sudah hilang. Tetapi jangan pernah memencet atau memecahkan benjolan bintitan Anda. Tunggu sampai benjolan pecah sendiri.

Terdapat langkah-langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala serta ketidaknyamanan karena bintil tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

  • Menjaga kebersihan mata, misalnya dengan menghindari pemakaian kosmetik untuk sementara.
  • Kompres air hangat. Mengompres kelopak mata dengan air hangat sebanyak 3-6 kali sehari dapat mengurangi rasa nyeri sekaligus mempercepat kesembuhan.
  • Jangan memakai lensa kontak. Hindari lensa kontak sampai bintitan sembuh.
  • Anda bisa mengonsumsi analgesik atau obat pereda sakit jika dibutuhkan.
  • Jika bintitan Anda tidak kunjung sembuh dan rasa nyeri bertambah parah, sebaiknya berobat ke dokter. Langkah penanganan yang umumnya dilakukan ialah mengeluarkan nanah agar tekanan pada mata akan berkurang.

Selain itu, penggunaan antibiotik terkadang akan dianjurkan. Terutama jika Anda juga mengalami komplikasi lain, contohnya kalazion (kista yang disebabkan tersumbatnya salah satu kelenjar pada kelopak mata) atau selulitis preseptal (infeksi pada jaringan di sekitar mata).

Cara Mencegah Mata Bintitan

Menjaga kebersihan mata meruakan langkah terpenting agar terhindar dari bintitan. Proses tersebut dapat kita lakukan melalui langkah-langkah sederhana sebagai berikut:

  • Jangan menggosok mata. Tindakan ini dapat memicu iritasi dan berpindahnya bakteri ke mata.
  • Lindungi mata Anda dengan senantiasa mencuci tangan sebelum menyentuh mata atau memakai kacamata pelindung saat membersihkan rumah agar terhindar dari debu.
  • Jika Anda menggunakan lensa kontak, cuci dan sterilkan sebelum digunakan. Pastikan Anda tidak lupa mencuci tangan sebelum memasangnya.
  • Perhatikan kosmetik yang Anda gunakan. Hindari kosmetik yang kedaluarsa, bersihkan dandanan Anda sebelum tidur, dan buanglah kosmetik untuk mata yang pernah Anda gunakan sebelum dan sewaktu mengidap bintitan.
  • Segera tangani infeksi atau inflamasi pada kelopak mata dengan seksama.

Baca Juga:

Meskipun mata bintitan tidak terbilang parah namun ketika hal tersebut terjadi akan mengurangi rasa percaya diri seseorang, factor makanan juga mempengaruhi terjadinya mata bintitan. Semoga ulasan mengenai mata bintitan diatas bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi anda. [Yuni Hastuti – WartaSolo.com]