WartaSolo.com – Bagi sebagian banyak orang, perilaku hiperaktif dirasa mengganggu karena bisa menjadi tidak terkontrol dan sangat sulit untuk dikendalikan. Namun, di satu sisi perilaku ini bisa dikendalikan dengan memperhatikan makanan yang mereka makan.

Jika Anda salah memberikan makan, bisa jadi akan memperparah perilaku hiperaktif. Dikutip dari Merdeka, Selasa (08/04/2014), berikut ini tips diet atau pola makan yang bisa Anda coba untuk mengontrol perilaku hiperaktif untuk anak maupun saudara/keponakan Anda.


Perbanyak makanan sehat
Gizi dan vitamin merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh anak hiperaktif. Untuk memenuhinya, Anda wajib untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat untuk mereka. Makanan sehat seperti kacang-kacangan, daging, telur, dan keju bermanfaat untuk meningkatkan kebutuhan gizi di dalam tubuh mereka.

Tambahkan dosis asam lemak omega 3
Makanan yang mengandung asam lemak omega 3 baik untuk kesehatan otak anak hiperaktif. Oleh karena itu sertakan ikan terutama tuna dan salmon untuk kesehatan otak mereka.

Perbanyak konsumsi magnesium

Magnesium bersama dengan kalsium adalah nutrisi yang baik untuk mengontrol fungsi otak dan meningkatkan konsentrasi. Oleh karena itu berikanlah makanan yang kaya akan zat tersebut seperti alpukat.

Hindari zat pengawet
Pengawet dan pewarna di dalam makanan adalah hal yang mampu mengganggu fungsi normal dari sistem saraf serta mampu meningkatkan adrenalin.

Kurangi gula tambahan
Gula tambahan juga merupakan hal yang harus dihindari oleh anak hiperaktif. Sebab gula tambahan mampu meningkatkan glukosa dan membuat anak menjadi lebih aktif.

Perilaku hiperaktif ternyata dapat dikendalikan dari makanan yang dikonsumsi oleh buah hati Anda. Oleh karena itu pastikan bahwa Anda selalu memberi makanan yang sehat dan bergizi untuk buah hati demi kesehatan fisik dan mental mereka.