Penyebab Obesitas Yang Sering Diremehkan. Obesitas merupakan sebuah kondisi dimana adanya penumpukan kemak didalam tubuh sehingga tubuh menjadi gemuk dan tingkat kegemukannya sudah melebihi batas normal yang telah ditentukan oleh kesehatan. anda bisa menghitung berat badan ideal dengan mengikuti IMT (Indeks Masa Tubuh) Yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan.

Rumus yang bisa anda gunakan untuk menghitung IMT yaitu berat badan dalam satuan kilogram dibagi dengan panjang tubuh dalam satuan meter kuadrat. Meskipun begitu anda juga bisa menggunakan indeks sesuai dengan berat badan, tinggi serta umur untuk menentukan berat badan ideal.


Penyebab Obesitas Yang Sering Diremehkan. Penyebab obesitas sendiri merupakan karena adanya asupan energi dalam tubuh yang terlalu besar namun kurangnya aktifitas fisik, sehingga energi tersebut tersimpan dalam tubuh dalam bentuk lemak. Untuk menjaga seseorang terhindar dari obesitas sebaiknya selalu jaga pola makan, serta rajin berolahraga dengan begitu lemak dalam tubuh akan terbakar dan keluar melalui keringat.

Penyebab Obesitas

Seseorang yang banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam bentuk gula dan lemak, ditambah gaya hidupnya yang tidak banyak bergerak, akan rentan untuk mengalami obesitas. Selain faktor makanan dan gerak fisik, obesitas juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan seperti hipotiroidisme atau kurangnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid, oleh obat-obatan seperti kortikosteroid, atau oleh faktor genetika.

Pengobatan Obesitas. Obesitas tidak boleh diabaikan karena dapat memicu masalah kesehatan seperti stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan payudara. Obesitas dapat ditangani sendiri dengan disiplin menerapkan pola makan sehat seperti mengonsumsi makanan rendah lemak dan gula, serta berolahraga secara teratur seperti berjalan, bersepeda, bermain bulu tangkis, atau berenang. Selain dengan kedua langkah tersebut, penanganan obesitas juga bisa ditunjang dengan konsumsi obat-obatan, seperti misalnya orlistat.

Faktor lain yang dapat menyebabkan atau memicu seseorang terkena obesitas, di antaranya:

  1. Faktor genetika atau keturunan.
  2. Kurang tidur. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan hormon di dalam tubuh, termasuk hormon yang mengatur nafsu makan.
  3. Saat hamil, wanita akan membutuhkan banyak asupan nutrisi dari makanan. Namun tidak sedikit pula dari mereka yang sulit untuk menguruskan kembali tubuhnya setelah melahirkan.
  4. Hipotiroidisme juga dapat memicu obesitas. Kurangnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid yang menyebabkan metabolisme tubuh menurun. Selain itu, penyakit radang sendi artritis yang menyebabkan penderitanya sulit untuk banyak bergerak. Sindrom Cushing juga menyebabkan penderitanya berkelebihan berat badan.
  5. Mengonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping meningkatkan berat badan. Contoh-contoh obat tersebut adalah obat golongan kortikosteroid, obat antidepresi, obat antipsikotik, obat diabetes, dan obat antikejang untuk epilepsi.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam menangani obesitas adalah

  1. Hindari makanan dan minuman yang kandungan kalori, lemak, gula, serta berkadar alkohol tinggi. Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat. Hindari juga makanan yang terlalu banyak mengandung garam karena dapat menyebabkan hipertensi.
  2. Memperbanyak melakukan aktivitas fisik dan olahraga. Disarankan untuk melakukan olahraga setidaknya selama 2,5 jam per minggu. Contoh-contoh olahraga yang mudah dilakukan seperti berjalan santai, berlari, berenang, bermain bulutangkis dan bersepeda.

Bagi penderita obesitas, kehidupan akan terasa berbeda jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan normal. Kualitas kehidupan penderita obesitas juga akan mengalami penurunan. Penderita tidak lagi bisa melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan, termasuk di dalamnya, cenderung untuk menghindari tempat-tempat yang dipenuhi oleh orang-orang. Hal tersebut dilakukannya lantaran penderita obesitas merasa berat membawa beban tubuhnya.

Demikian ulasan mengenai penyebab obesitas semoga ulasan diatas dapat memberikan pengetahuan kepada anda untuk terus melakukan pola hidup sehat dengan olahraga teratur dan makan-makanan bergizi. [Yuni Hastuti – WartaSolo.com]