Batuk Berdahak Dan Kering, Kenali Perbedaannya Hingga Penyebabnya. Batuk merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan benda asing maupun lendir dari saluran nafas bagian atas serta paru-paru. Batuk juga bisa diidentifikasikan reaksi tubuh terhadap iritasi pada saluran nafas.

Jadi batuk bisa disimpulkan sebagai bentuk pertahanan tubuh untuk melindungi tubuh terhadap benda asing melalui pernafasan serta adanya penyakit dengan sistem pernafasan. Batuk tidak bisa diidentifikasikan sebagai penyakit namun lebih cenderung ke gejala. Jadi bila anda batuk sebaiknya anda lebih meningkatkan ketahanan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi.


Batuk Berdahak Dan Kering, Kenali Perbedaannya Hingga Penyebabnya. Batuk dibedakan menjadi 2 yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Untuk lebih rincinya kita akan mengulas lebih dalam mengenai batuk berdahak dan kering, kenali perbedaannya hingga penyebabnya

Batuk Berdahak Dan Kering, Kenali Perbedaannya Hingga Penyebabnya

Batuk Berdahak.

Batuk berdahak ditandai dengan adanya dahak atau lendir baik yang mudah atau bisa dikeluarkan atau dahak yang sulit dikeluarkan. Lendir atau dahak tersebut sampai ditenggorokan karena berasal dari hidung/sinus, dan paru-paru. Sebaiknya batuk berdahak ini jangan ditekan atau dihentikan (dengan obat-obatan misalnya) karena apabila dahak bias dikeluarkan semua paru-paru menjadi bersih, namun sebaliknya apabila dahak dihentikan akan menyumbat di paru-paru.

Penyebab Batuk Berdahak

Penyakit akibat virus. Influenza, semua orang pernah mengalaminya. Timbulnya batuk saat flu dipicu oleh lender yang mengalir dari hidung ke bagian belakang tenggorokan

Infeksi. Infeksi paru-paru atau saluran napas bagian atas dapat menyebabkan batuk. Batuk berdahak mungkin merupakan gejala pneumonia, bronkitis, sinusitis, atau TBC.

Penyakit paru-paru kronis. Batuk berdahak bisa menjadi tanda bahwa penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) semakin buruk atau bahwa sedang terjadi infeksi.

Asam lambung naik. Jenis batuk mungkin merupakan gejala dari penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) atau naiknya asam lambung sampai ke tenggorokan sehingga merangsang batuk dan kondisi seperti ini sering kali dapat membangunkan Anda dari tidur.

Nasal discharge (postnasal drip). Biasanya terjadi pada pasien sinusitis dimana cairan kental dari sinus mengalir ke tenggorokan paling sering terasa pada pagi hari ketika bangun tidur. Hal ini dapat menyebabkan batuk berdahak atau perasaan bahwa Anda terus-menerus perlu untuk membersihkan tenggorokan.

Merokok atau penggunaan tembakau lainnya. Batuk berdahak pada orang yang merokok atau menggunakan bentuk lain dari tembakau sering merupakan tanda kerusakan paru-paru atau iritasi pada tenggorokan dan juga kerongkongan.

Batuk Kering

Batuk kering ditandai dengan tidak adanya dahak atau lendir (kering). Batuk kering biasanya berlangsung lebih lama disbanding dengan batuk berdahak, Penyebab Batuk Kering itu sendiri diantaranya

Penyakit virus. Setelah pilek, batuk kering dapat berlangsung beberapa minggu lebih lama dari gejala lain dan sering memburuk di malam hari.

Bronkospasme. Batuk kering yang terjadi terutama pada malam hari, mungkin merupaan akibat kejang pada saluran bronkial (bronkospasme) yang disebabkan oleh iritasi.

Alergi. Sering bersin juga merupakan gejala umum dari rinitis alergi. Bersin pada rinitis alergi biasanya juga disertai dengan batuk kering.

Obat Darah Tinggi. Ada obat darah tinggi yang dapat menimbulkan batuk yaitu obat golongan ACE inhibitor. Contohnya yang paling populer yaitu kaptopril (Capoten, ottoril, farmoten), enalapril maleat (Vasotec), dan lisinopril (Prinivil, Zestril, atau Zestoretic).

Asma. Batuk kering kronis dapat menjadi tanda asma ringan. Gejala lain mungkin menyertai termasuk mengi, sesak napas, atau perasaan sesak di dada. Paparan debu, asap, dan bahan kimia di lingkungan kerja. Penyumbatan jalan napas oleh suatu benda yang dihirup, seperti makanan atau pil.

Simak Juga Ulasan Lainnya:

Demikian ulasan mengenai Batuk Berdahak Dan Kering, Kenali Perbedaannya Hingga Penyebabnya yang bisa kami sampaikan. Yang perlu anda ketahui bahwa apabila anda terserang batuk sebaiknya mengkonsumsi antibiotik. Penggunaan antibotik justru akan menyebabkan resiko alergi dan efeksamping antibiotik. Semoga ulasan diatas bermanfaat, Salam sehat selalu. [Yuni Hastuti – WartaSolo.com]