WartaSolo.com – KPK: tak ada kasus tentang Setya Novanto baik itu masalah korupsi maupun keterlibatan dalam kasus-kasus lainnya. Demikian disampaikan oleh Johan Budi S.P selaku Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi berbagai desas-desus tentang terkaitnya Setya Novanto terhadap kasus-kasus yang sedang atau akan dikerjakan oleh KPK.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Setya Novanto yang saat ini terpilih sebagai Ketua DPR memang tengah diisukan terlibat dalam beberapa dugaan kasus korupsi. Akan tetapi, Johan Budi membantah beberapa isu yang tengah beredar tersebut.


Johan Budi mencoba meluruskan bahwa sekarang ini posisi Setya adalah sebatas memberikan keterangan pada beberapa kasus. Baik itu menyampaikan keterangan kepada penyidik KPK ataupun menjadi saksi di pengadilan. “Tak ada kasus tentang Setya Novanto sebab yang bersangkutan memang belum jadi tersangka,” tutur Johan Budi, sebagaimana lansiran laman JPNN, Senin (6/10/2014).

Tentang hal ini pihak KPK mengaku menerima banyak tantangan agar secepatnya menangkap Setya Novanto jika terlibat dalam kasus korupsi. Namun, Johan menegaskan bahwa KPK bekerja bukan atas tantangan. Jika seseorang akan ditetapkan sebagai tersangka maka hal itu harus berdasarkan alat bukti yang jelas. Apabila KPK belum menemukan bukti, maka penetapan sebagai tersangka kepada Setya Novanto tak dapat terjadi begitu saja.

Saat ditanya tentang beberapa kasus korupsi yang disinyalir adanya keterlibatan Setya Novanto, Johan mengatakan memang beberapa kasus belum ditutup. Sebagai contoh adalah kasus PON Riau yang menetapkan Rusli Zainal sebagai terdakwa. Hingga sekarang ini proses masih berjalan pada tingkat kasasi. “Kita simak nanti hasil putusan kasasi bagaimana. Akankah terbuka kemungkinan adanya penyelidikan baru apa tidak,” tuturya.

Tetapi, meskipun nantinya penyelidikan baru telah dibuka bukan berarti lembaga anti korupsi itu tengah menargetkan Setya Novanto menjadi tersangka. Johan menegaskan bahwa penyelidikan itu dapat dilakukan kepada siapa saja yang memang pantas dituntut untuk bertanggungjawab.