Kontroversi Juara Liga 1 2017: Bhayangkara FC Bali United PSM Makassar dan Madura United



Kontroversi Juara Liga 1 Gojek Traveloka

Kontroversi Juara Liga 1 2017: Bhayangkara FC Bali United PSM Makassar dan Madura United. Perhelatan Liga 1 Gojek Traveloka 2017 baru saja selesai tadi malam dan memunculkan juara baru yaitu Bhayangkara FC. Namun dengan seiring perhelatan tersebut berlangsung dari awal musim berjalan mulus. Tapi entah kenapa di akhir perebutan untuk menikmati madu gelar juara harus ternodai dengan beberapa hal kontroversi. Baca: Inilah 33 Pemain Timnas Indonesia yang dipanggil LUIS MILLA.

Banyak kejadian nonteknis yang mewarnai dan menghiasi peta persaingan jelang laga terakhir Liga 1 yang dimainkan secara serempak pada Minggu (12/11/2017).

Bhayangkara FC yang sebelumnya artikel ini di post sudah didapuk sebagai kampiun liga 1 musim ini. Setelah mereka menggebuk Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, pada Rabu (8/11/2017). The Guardians di 33 pertandingan baru mengoleksi 68 poin. Nah, inilah yang mungkin membuat beberapa pertandingan akhir tak menjadi seseru laga diawal musim.

Baca Juga: Striker Timnas Indonesia Terbaru 2017: Siapakah Pemain Naturalisasi yang dipanggil Luis Milla?

Kotroversi juara tersebut sebenarnya belum terbukti karena raihan angka mereka bisa saja disamai oleh Bali United yang akan menjalani pertandingan melawan Persegres Gresik United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (12/11/2017). Itupun dengan asumsi Bhayangkara FC kalah dari Persija Jakarta di Stadion Patriot, Bekasi, di hari yang sama.

Inilah drama-drama yang terjadi di papan atas Liga 1 2017, begitu memasuki pekan terakhir? Simak di bawah ini dilansir dari Bola.com:

1. PSM Kalah dari Bali United, Suporter Rusuh

Kata yang tepat untuk klub asal Makasar ini adalah sudah jatuh tertimpa tangga. PSM Makassar yang kalah dari rival utama di papan atas Liga 1 2017, Bali United 0-1 pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Senin (6/11/2017), bersiap menerima sanksi. Kerusuhan suporter usai pertandingan berpotensi memunculkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Setelah Stefano Lilipaly mampu menjebol gawang PSM Makassar pada menit ke-94, suporter di tribun tertutup serentak melempari bench Bali United. Akhirnya, ratusan suporter merangsek masuk untuk menyerang penggawa yang diasuh Widodo C Putro.

Lihat Juga: Hasil Borneo FC Vs Arema FC dan Hasil Barito Putera Vs Persela Hari Ini

Kondisi ini diperkeruh dengan oknum ofisial dan pelatih PSM yang ikut menyerbu bench Bali United. Kericuhan ini berlangsung selama 15 menit. Dan baru berakhir setelah panpel dan pihak aparat keamanan menggiring kubu Bali United ke ruang ganti. Berdasarkan kesepakatan kedua tim, wasit Murzabekov Eldos memutuskan pertandingan selesai pada menit ke-94.

2. Madura United Tanpa Suporter

Secara mengejutkan Manajemen Madura United diganjar sanksi berat empat laga kandang usiran tanpa penonton dan denda Rp 125 juta oleh Komisi Disiplin PSSI. Hal ini karena beberapa kasus intimidasi wasit dalam laga melawan Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (13/10/2017).

Belakangan Komisi Banding (Komding) PSSI mengabulkan banding Madura United. Dalam surat keputusan bernomor 04/KEP/PK-B/Liga 1/X/2017, Komding mencabut keputusan Komdis terhadap Madura United. Keputusan ini terasa merugikan bagi Madura United, yang masih punya peluang menjadi jawara Liga 1 2017.

Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa dan Afrika Live RCTI

Tim asuhan Gomes de Oliviera harus menjalani lagai berat yang bisa saja menjegalnya untuk menjadi juara yakni Bhayangkara FC, pada Rabu (8/11/2017) di Stadion Gelora Bangkalan tanpa dukungan fans setianya. Hasilnya pertandingan 1-3 buat Bhayangkara FC makin menambah derita mereka.

“Hukuman dengan laga usiran dan tanpa penonton itu adalah hukuman yang sulit diterima dengan nalar,” ujar Haruna Soemitro, manajer Madura United.

3. Tambahan Poin untuk Bhayangkara FC

Sesuai surat Komdis PSSI nomor 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 5 November, Mitra Kukar dinyatakan kalah 0-3 dan diwajibkan membayar denda Rp 100 juta karena dinyatakan memainkan pemain tidak sah, Mohamed Sissoko, saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (3/11/2017).

Lihat: Jadwal Liga Inggris 2017, Siaran Langsung Premier League Pekan ke-12 Live MNC Dan RCTI

Sissoko semestinya tidak diturunkan karena masih dalam status terkena larangan bermain. Dampaknya Bhayangkara FC malah mendapatkan tambahan tiga poin dari sebelumnya hanya satu poin (laga Mitra Kukar vs Bhayangkara FC berakhir dengan skor 1-1) dan membuat posisi The Guardians kini kembali ke puncak klasemen menggeser Bali United.

Perubahan komposisi klasemen ini jelas terasa tidak adil bagi Bali United. Pasalnya saat keputusan Komdis PSSI diambil, Bhayangkara FC punya laga sisa lebih banyak dibanding mereka. Di sisi lain, Bali United tinggal menggantungkan harapan mendapat tambahan poin saat menjamu juru kunci, Persegres Gresik United pada akhir pekan nanti. Baca: Jadwal Liga Spanyol 2017, Siaran Langsung La Liga Pekan ke 12 di SCTV. 

Mitra Kukar sebenarnya juga telah melayangkan surat protes terhadap PT Liga Indonesia Baru yang terlambat memberitahukan status hukuman Sissoko. Jelang pertandingan melawan Bali United mereka hanya mendapat pemberitahuan kalau hanya satu pemainnya, Herwin Syahputra, yang tak bisa bermain, bukan sosok Mohamed Sissoko. [Muvus Prasetyo – WartaSolo.com]