Penyebab Flyover Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk



Inilah Penyebab Flyover Tol Pasuruan Probolinggo Ambruk

Penyebab Flyover Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk. Ternyata inilah penyebab Girder “Flyover” Proyek Tol Pasuruan-Probolinggo. Kejadian yang menimpa salah satu seorang pekerja pembangunan menyebabkan berinisial H tewas akibat tertimpa di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Minggu (29/10). Baca: PABRIK MERCON MELEDAK: Foto Jenazah ditemukan Terpanggang Berceceran.

Kepolisian setempat segera meminta keterangan kepada sejumlah pekerja pembangunan proyek tol Pasuruan-Probolinggo menyusul ambruknya tiang penyangga (girder) flyover. “Sudah kita pastikan ada unsur lalainya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera, kepada BBC Indonesia, Minggu siang.

Kepala Proyek Kadek Oka Swartana menuturkan, ambruknya disebabkan konstruksi ini berada pada pekerjaan pemasangan empat Girdder (erection) pembangunan flyover yang akan menghubungkan Desa Plososari dengan Desa Cukurgondang. Pengerjaannya dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu 28 Oktober 2017 mulai pukul 13.44 WIB berlokasi di Desa Cukurgondang Kecamatan Grati Pasuruan.

Penyebab Flyover Tol Pasuruan Probolinggo Ambruk Tewaskan Satu Korban

Kronologi kejadian, berdasarkan keterangan yang ditulis Polres Pasuruan Kota menyebutkan, saat girder sebelah timur hendak dipasang ke bering, tiba tiba goyang dan jatuh. “Sudah ada empat orang pekerja proyek yang kami mintai keterangan terkait dengan peristiwa kecelakaan proyek ini untuk mengetahui secara detil kejadiannya seperti apa,” ujarnya.

Baca Juga: BUPATI KUKAR: Cantik, Baik, Kaya Raya dan Baik Hati TAPI!

“Sehingga menyenggol ketiga gerder yang sudah terpasang, lalu jatuh kebawah,” demikian keterangan kepolisian. Seorang pekerja PT Waskita, berinisial H, meninggal dunia akibat tertimpa girder tersebut. Adapun orang karyawan lainnya mengalami luka pada punggung dan kaki.

1. Ada pemasangan atau erection di Grati, panjang girder 50,80 m dengan menggunakan 2 crane masing-masing kapasitas 250 ton dan 150 ton

2. Pemasangan dimulai hari Sabtu dan menyelesaikan 3 girder.

3. Di tiga girder yang sudah dipasang dilakukan pemasangan bracing.

4. Hari Minggu ini dilanjutkan pemasangan girder yang ke-4.

5. Saat girder ke-4 sudah pada posisi dan akan dilakukan pemasangan bracing, girder ke-4 ini patah mengenahi 3 girder yang sudah terpasang dan mengakibatkan keempat girder patah.

6. Satu orang meninggal dunia dan 2 orang dirawat di rumah sakit akibat tertimpa girder.

7. Identitasnnya korban meninggal dunia adalah Heri Isnandar, merupakan pekerja mekanik dari PT Waskita.

8. Dua korban luka berat, adalah Sugiono, sopir mekanik dari PT Waskita yang mengalami luka patah pada kakinya. Korban lainnya adalah Nurdin, karyawan PT Pancang Sakti yang mengalami luka pada punggungnya.

Demikianlah informasi terbaru hari ini terkait Penyebab Flyover Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk yang menyebabkan salah satu pekerja meninggal dunia. Semoga kelalaian tersebut tidak terulang lagi pak proyek tol WASKITA lainya. [Muvus Prasetyo –WartaSolo.com]