Tips Menghadapi Suhu Udara yang Panas: Antisipasi Kemungkinan Naiknya Suhu Akibat Fenomena Equinox
Tips Menghadapi Suhu Udara yang Panas: Antisipasi Kemungkinan Naiknya Suhu Akibat Fenomena Equinox. Musim pancaroba akan bergulir sebentar lagi. Perubahan musim hujan ke musim kemarau menandai kondisi cuaca telah berubah. Otomatis suhu udara akan mengalami perubahan dari dingin menjadi panas. Fenomena Equinox yang sekarang lagi heboh tidak menjadi masalah besar bila memahami lebih detail apa yang terjadi dan tips cara mengatasi suhu udara yang terlalu panas.
Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dengan keberadaan matahari yang melintasi garis khatulistiwa. Secara periodik, fenomena tersebut akan berlangsung sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada 21-23 Maret dan 22-23 September. Pengertian tersebut disampaikan Kabid Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Medan, Syahnan dalam menjelaskan tentang fenomena equinox. (15/3/2017)
BACA JUGA:
- Inilah Pengertian Equinox: Penjelasan Peristiwa 21 Maret Mendatang, Siap-siap Ya!
- 6 Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menghadapi Musim Kemarau
Fenomena Equinox juga akan mempengaruhi Malaysia, Singapura dan Indonesia. Beberapa tips yang bisa kita lakukan agar terhindar dari suhu udara yang panasnya menyengat antara lain:
- Tetap di dalam rumah (dalam gedung) untuk rentang waktu jam 12:00 -15:00. Hal ini dimaksudkan agar terhindar dari suhu udara yang panas.
- Menghindari dehidrasi akibat suhu panas dengan mengkonsumsi air minum sesuai kebutuhan.
- Lakukan mandi bila memang terlalu gerah.
- Memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
- Bila memungkinkan lakukan pendinginan suhu rumah/ kantor dengan menaruh beberapa bak/ ember disetiap ruang untuk menjaga kelembaban udara.
- Bila terpaksa gunakan pelindung diri baik pelindung kulit (lotion) maupun payung.
Oleh karenanya BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox seperti isu yang sempat berkembang. Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab, apalagi di beberapa wilayah Indonesia sedang memasuki masa pancaroba.
Meski demikian, masyarakat sebaiknya tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh, serta tetap menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan. BACA JUGA: Tips Agar Badan Tetap Bugar Alami. [M. Anis – WartaSolo.com]







