WartaSolo.com – Facebook merupakan situs jejaring sosial yang paling tenar saat ini. Jejaring sosial merupakan ajang untuk berinteraksi satu sama lain. Namun tak jarang sosmed ini kerap disalahgunakan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab. Seperti akhir – akhir ini ramai diperbincangkan di dunia maya tentang kasus kekerasan ISIS. Karena banyak foto – foto kekerasan ISIS yang beredar di Facebook.

Saat pertama kali beredarnya foto ISIS, awal mulanya pihak Facebook enggan mencabut akses ke foto – foto tersebut. Hal ini dilakukan pihak FB karena foto – foto ini tidak melanggar pandauan – pandauan yang tertera di FB. Namun kemudian pihak penasihat FB kemudian meminta agar foto – foto tersebut memiliki pengamanan yang cukup, sehingga dapat mengahambat para pemakai Facebook dalam melihat foto – foto tersebut.



Seperti dikutip dari Kompas, Jumat (29/8/2014) Langkah yang diambil FB dalam pemblokiran dan penghapusan ini baru dilakukan oleh pihak FB setelah munculnya banyak kecaman dari berbagai pihak. Kecaman muncul dari berbagai pihak kerena beredarnya sejumlah foto kepala tanpa badan yang diambil di wilayah Suriah yang dikuasai kelompok jihadis Daulah Islamiyah atau  Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Pimpinan Dewan Keamanan Online Keluarga (FOSI) Amerika Serikat, Stephen Balkam mengungkapkan akan membahasmasalah ini bulan depan pada pertemuan Badan Penasihat Keamanan Facebook.

“Terdapat sejumlah keadaan di mana foto dan video mengerikan seperti pemenggalan di Suriah, dapat ditempatkan untuk kepentingan masyarakat,” kata dia kepada BBC. “Meskipun demikian, jika ditaruh di Facebook atau media sosial lainnya, sistim pembatasan harus dipasang.” Ujar Stephen Balkam selaku Pimpinan Dewan Keamanan Online Keluarga (FOSI) Amerika Serikat .

Kasus kekerasan yang terlalu ekstrim memang terang – terangan diperlihatkan oleh kelompok ISIS. Hal ini tentunya akan meresahkan masyarakat yang melihatnya. Tentunya perlu adan pembatasan tentang foto – foto yang terlalu ekstrim untuk diunggah. Semoga saja FB dapat lebih bijak menanggapi permasalahan ini sehingga Foto – Foto kekerasan ISIS ini dapat segera dihapus.