Pendaftaran Calon Hakim MA Sekarang Penerimaan CPNS di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Ini

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017, Penerimaan CPNS di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Ini

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017, Penerimaan CPNS di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Ini. Penerimaan calon hakim Mahkamah Agung tahun anggaran 2017 kembali dibuka. Pemerintah melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur  (11/7) telah menginformasikan bahwa pemerintah mengundang putra-putri terbaik untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guna mengisi jabatan terkait penegakan hukum di Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM. Jabatan ini menjadi prioritas mengingat adanya peningkatan beban kerja di kedua instansi tersebut, dan banyaknya PNS yang memasuki batas usia pensiun.

Pendaftaran Calon Hakim Mahkamah Agung 2017. Adapun formasi untuk kedua instansi tersebut sebanyak 19.210 orang, terdiri dari 1.684 CPNS untuk Mahkamah Agung (MA) dan 17.526 kursi CPNS di Kementerian Hukum dan HAM. Khususnya untuk Mahkamah Agung pendaftaran calon hakim MA  akan bergulir mulai awal Agustus 2017. Laman resmi perihal pendaftaran calon hakim ma bisa di akses melalui badilag.mahkamahagung.go.id atau situs Mahkamah Agung lainnya seperti https://www.mahkamahagung.go.id, http://badilum.mahkamahagung.go.id, http://ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id/.

Berikut keterangan pendaftaran calon hakim ma 2017 tentang Pengumuman Seleksi Penerimaan Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 Nomor: 01/Pansel/MA/07/2017 tanggal 10 Juli 2017. Mahkamah Agung RI membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia Pria dan wanita yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Hakim yang akan ditugaskan pada lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama dan Peradilan Tata Usaha Negara di seluruh Indonesia.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017, Penerimaan CPNS di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Ini

Berikut informasi lengkap Pendaftaran Calon Hakim MA 2017, Penerimaan CPNS di Lingkungan Mahkamah Agung RI Tahun Ini, simak dengan teliti dan seksama:

Mahkamah Agung Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: 29 Tahun 2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung Tahun Anggaran 2017 membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia pria dan wanita yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Hakim yang akan ditugaskan pada tiga lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung di seluruh Indonesia, melalui penerimaan Calon Hakim dengan ketentuan sebagai berikut:

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017: NAMA JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH FORMASI

NAMA JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN JUMLAH FORMASI
A. FORMASI UMUM
No.Nama JabatanKualifikasiJumlah Formasi
1234
1Calon Hakim pada Peradilan UmumS1 Hukum907
2Calon Hakim pada Peradilan AgamaSarjana Syar’iah/Sarjana Hukum Islam/Sarjana Hukum543
3Calon Hakim Peradilan Tata UsahaS1 Hukum34
JUMLAH1484
B. FORMASI CUMLAUDE
No.Nama JabatanKualifikasiJumlah Formasi
1234
1Calon Hakim pada Peradilan UmumS1 Hukum103
2Calon Hakim pada Peradilan AgamaSarjana Syar’iah/Sarjana Hukum Islam/Sarjana Hukum62
3Calon Hakim Peradilan Tata UsahaS1 Hukum3
JUMLAH168
C.FORMASI KHUSUS PAPUA DAN PAPUABARAT
No.Nama JabatanKualifikasiJumlah Formasi
1234
1Calon Hakim pada Peradilan UmumS1 Hukum20
2Calon Hakim pada Peradilan AgamaSarjana Syar’iah/Sarjana Hukum Islam/Sarjana Hukum11
3Calon Hakim Peradilan Tata UsahaS1 Hukum1
JUMLAH32

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017:  RENCANA PENEMPATAN

Parapelamar Calon Hakim Mahkamah Agung yang dinyatakan lolos seleksi penerimaan Calon Hakim akan ditempatkan pada Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan Pengadilan Tata Usaha Negara di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017: KETENTUAN UMUM

  1. Proses Seleksi Penerimaan Calon Hakim Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 terbuka semua Warga Negara Indonesia.
  2. Bersedia mengikuti seluruh proses tahapan seleksi.
  3. Seluruh tahapan proses seleksi tidak dipungut biaya apapun.
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.
  5. Apabila dalam pendidikan Calon Hakim dinyatakan tidak lulus maka status sebagai PNS dinyatakan gugur.
  6. Bila ada hal-hal yang kurang jelas, pelamar dapat menghubungi call center Seleksi Calon Hakim Mahkamah Agung pada nomor 082110891729 atau melalui menu helpdesk pada SSCN BKN.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017: PERSYARATAN

Persyaratan Pelamar Formasi Umum:

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Sehat jasmani dan rohani.
  3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagaiPNS/AnggotaTNI/Polri.
  5. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)/AnggotaTNI/Polri.
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas.
  7. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) skala 4,00 (empat koma nol), dibuktikan dengan Foto kopi ijazah dan transkrip nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.
  8. Usia minimal 22(duapuluh dua) tahun dan maksimal 32 (tiga puluh dua) tahun pertanggal 1 Desember 2017.

Persyaratan Pelamar Formasi Cumlaude:

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Sehat jasmani dan rohani.
  3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagaiPNS/AnggotaTNI/POLRI.
  5. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)/AnggotaTNI/POLRI.
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau swasta yang terakreditasi A/Unggul dengan program studi yang terakreditasi A/Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas.
  7. Lulusan terbaik (cumlaude/denganpujian) dibuktikan dengan Foto kopi Ijazah dan Transkrip Nilai, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.
  8. Usia minimal 22 (dua puluh dua) tahun dan maksimal 32 (tiga puluh dua) tahun pertanggal 1Desember2017.

Persyaratan Pelamar Formasi Khusus Papua dan Papua Barat:

  1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila,UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Sehat jasmani dan rohani.
  3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagaiPNS/AnggotaTNI/POLRI.
  5. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS)/AnggotaTNI/POLRI.
  6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan, dari Perguruan Tinggi Negeri atau swasta dengan program studi yang terakreditasi minimal B/Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas.
  7. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 (dua koma tujuh puluh lima) skala 4,00 (empat koma nol), dibuktikan dengan Foto kopi ijazah dan transkrip, dilegalisir sekurang-kurangnya oleh Dekan atau yang sederajat.
  8. Persyaratan pelamar formasi khusus Papua dan Papua Barat (sesuai dengan Permenpan Nomor 20 Tahun 2017 huruf C angka 3.b):
    • Menamatkan pendidikan Sekolah Dasar atau yang sederajat,S ekolah Menengah Pertama atau yang sederajat dan Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat diwilayah Papua dan Papua Barat, dibuktikan dengan Foto kopi ijazah yang dilegalisir; atau
    • Garis keturunan orangtua (bapak) asli Papua dan PapuaBarat, dibuktikan dengan Surat Akta Kelahiran pelamar, Foto kopi KTP bapak (ayah kandung) dan surat keterangan hubungan keluarga dari kelurahan/desa (formulir terlampir).
  9. Usia minimal 22 (dua puluh dua) tahun dan maksimal 32 (tiga puluh dua) tahun pertanggal 1 Desember 2017.

Persyaratan Khusus Pelamar Formasi Calon Hakim Peradilan Agama:

  1. Wajib dapat membaca dan memahami kitab kuning.
  2. Apabila dinyatakan tidak mampu sebagaimana poin a maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.
  3. Beragama Islam.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017:  TATA CARA PENDAFTARAN

  • Melakukan registrasi online melalui situs https://sscn.bkn.go.id mulai hari Selasa, 1 Agustus 2017 dan ditutup pada hari Sabtu 26 Agustus 2017 dengan mengisi form yang telah disediakan menggunakan data ke pendudukan yang valid (harap mencatat dan menyimpan dengan baik username dan password pada saat registrasi).
  • Metode Ujian Calon Hakim Tahun Anggaran 2017 akan menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Ujian CAT dilaksanakan di 30 (tiga puluh) lokasi, pelamar dapat memilih lokasi ujian terdekat. Adapun lokasi ujian Computer Assisted Test (CAT) dimaksud adalah sebagai berikut:
    1. BKNPusatdiJakarta
    2. KanregBKNIYogyakarta
    3. KanregBKNIISurabaya
    4. KanregBKNIIIBandung
    5. KanregBKNIVMakassar
    6. KanregBKNVIMedan
    7. KanregBKNVIIPalembang
    8. KanregBKNVIIIBanjarmasin
    9. KanregBKNIXPapua
    10. KanregBKNXDenpasar
    11. KanregBKNXIManado
    12. KanregBKNXIIPekanbaru
    13. KanregBKNXIIIAceh
    14. UPTBKNPadang
    15. UPTBKNJambi
    16. UPTBKNKendari
    17. UPTBKNMataram
    18. UPTBKNSerang
    19. UPTBKNGorontalo
    20. UPTBKNSemarang
    21. PT/PTANusaTenggaraTimur
    22. PT/PTAKalimantanTimur
    23. PT/PTAKalimantanBarat
    24. PT/PTAKalimantanTengah
    25. PT/PTABangkaBelitung
    26. PT/PTAMalukuUtara
    27. PT/PTASulawesiTengah
    28. PT/PTALampung
    29. PT/PTAMaluku
    30. PT/PTABengkulu
  • Setelah melakukan registrasi online dan mendapatkan Kartu Pendaftaran Registrasi Online, pelamar harus menyampaikan surat lamaran tertulis dengan melampirkan:
    1) Dokumen (print out) Kartu Pendaftaran Registrasi Online;
    2) Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,-yang ditujukan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI. Tanggal surat lamaran disesuaikan dengan tanggal pada saat melakukan registrasi online pada SSCN BKN yaitu diantara tanggal 1 s.d. 26 Agustus 2017;
    3) Foto kopi Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku;
    4) Foto kopi Ijazah dan transkrip nilai dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
    5) Untuk Formasi Pelamar Umum dan Formasi Pelamar Papua dan Papua Barat, Surat Keterangan/bukti lain yang menunjukkan program studi pelamar terakreditasi minimal B/SangatBaik, dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas;
    6) Untuk Formasi Pelamar Cumlaude, Surat Keterangan/bukti lain yang menunjukkan Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta yang terakreditasi A/Unggul dengan program studi yang terakreditasi A/Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada saat ijazah tersebut dikeluarkan, jika akreditasi tidak tertulis di dalam ijazah, maka dibuktikan dengan surat keterangan dari Fakultas;
    7) Pas foto terbaru ukuran 4cmx6cm sebanyak 4lembar (latar belakang warna merah), dengan menuliskan nomor registrasi online dan nama pelamar dibelakang foto tersebut.
    Berkas-berkas tersebut dimasukkan ke dalam amplop warna coklat dan disudut kanan atas ditempel potongan nomor pendaftaran registrasi online. Selanjutnya dikirimkan kepada Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 melalui POS dengan PO BOX 2700 Jakarta 10027 paling lambat tanggal 26 Agustus 2017 Cap Pos dan selambat-lambatnya diterima tanggal 31 Agustus 2017.
  • Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dapat mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian melalui situs https://sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017:  TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI

TAHAPAN SELEKSI

Seleksi penerimaan Calon Hakim Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
a. Seleksi Administrasi.
b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT);

1) Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi berhak untuk mengikuti SKD sesuai dengan lokasi tes yang dipilih;
2) Peserta yang lulus SKD sebanyak 3(tiga) kali jumlah formasi selanjutnya berhak mengikuti SKB;
3) Standar kelulusan SKD dan SKB diatur dengan peraturan Menteri PAN dan RB.

c. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), terdiri dari:

1) Tes materi bidang hukum menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 50%;
2) Psikotes dengan bobot 25%;
3) Wawancara dengan bobot 25%;
4) Khusus pelamar Calon Hakim Peradilan Agama ditambah materi Membaca dan Memahami Kitab Kuning;

d. Integrasi Nilai SKD dan SKB:

Nilai SKD dan SKB diintegrasikan berdasarkan Permenpan Nomor 20 Tahun 2017;

e. Pengumuman hasil Seleksi Akhir:

1) Hasil seleksi akhir merupakan nilai kumulatif dari nilai SKD dan SKB;
2) Peserta dengan rangking tertinggi sesuai jumlah formasi dinyatakan lulus seleksi Calon Hakim dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Panitia Seleksi, hasil keputusan tidak dapat diganggu gugat.

JADWAL SELEKSI

NOTANGGALKEGIATAN
111-31 Juli 2017Pengumuman Pengadaan Calon Hakim Tahun 2017
21-26 Agustus 2017Pendaftaran secara Online
32-31 Agustus 2017Seleksi Berkas Administrasi Pelamar
405 September 2017Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Jadwal Pelaksanaan
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN
518-22 September 2017Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN
628 September 2017Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Jadwal
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
74-7 Oktober 2017Pelaksanaan Tes materi bidang hukum dengan CAT BKN
816-21Oktober2017Pelaksanaan Psikotes,Wawancara,dan Membaca, Memahami
Kitab Kuning (Khusus bagi Calon Hakim Peradilan Agama)
931-Okt-17Pengumuman Kelulusan Akhir

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017: PERSYARATAN REGISTRASI ULANG BAGI YANG DINYATAKAN LULUS SELEKSI CALON HAKIM

1. Pelaksanaan Registrasi ulang dilakukan mulai tanggal 1 November 2017 dan selambat-lambatnya diterima pada tanggal 15 November 2017.
2. Syarat Pemberkasan:

a) Foto kopi kartu tanda peserta ujian;
b) Membuat Surat Lamaran yang ditujukan Kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI dengan dibubuhi meterai Rp.6000,- ditulis tangan dengan tinta hitam pada kertas dobel folio bergaris dengan mencantumkan jabatan yang dilamar;
c) Foto kopi KTP yang masih berlaku;
d) Mengisi Daftar Riwayat Hidup beserta surat pernyataan bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI bermeterai Rp.6000,- sesuai dengan format yang telah disediakan dan ditempel foto;
e) Foto kopi ijazah terakhir dan transkrip nilai dilegalisir oleh Rektor/Direktur/Ketua/Dekan Fakultas/KepalaSekolah/Kanwil Dikbud setempat;
f) Asli dan Foto kopi legalisir surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku;
g) Asli dan Foto kopi legalisir surat Keterangan Bebas Narkoba /NAPPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku;
h) Asli dan Foto kopi legalisir Surat Tanda Pencari Kerja dari Kementerian Ketenaga kerjaan yang masihberlaku;
i) Asli dan Foto kopi legalisir Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;
j) Pas foto terakhir ukuran 3cmx4cm latar belakang warna merah sebanyak 8 lembar (ditulis nama dan formasi jabatan).

3. Tata Cara Penyusunan Berkas:

A.Pada MAP pertama terdiri dari:

a) Foto kopi kartu tanda peserta ujian;
b) Pas foto berwarna ukuran 3cmx4cm latar belakang merah sebanyak 8 lembar (ditulis nama dan formasi jabatan);
c) Foto kopi ijazah terakhir dan Transkrip Nilai dilegalisir oleh Rektor/Direktur/Ketua/Dekan Fakultas/KepalaSekolah/Kanwil Dikbud setempat sebanyak 1 rangkap;
d) Daftar Riwayat Hidup, beserta Surat Pernyataan bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI sebanyak 1 rangkap;
e) Asli surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
f) Asli surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
g) Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
h) Asli Surat Tanda Pencari Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
i) MAP ditulis identitas berupa nomor peserta, nama, formasi jabatan, tempat lahir (tempat lahir harus setingkat Kabupaten/Kota), dan alamatrumah serta Kode Pos dengan mencantumkan nomor telepon,email dan nomor handphone yang mudah dihubungi/yang masih aktif.

B. Pada MAP kedua terdiri dari:

a) Surat Lamaran yang ditujukan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI dengan dibubuhi meterai Rp.6000,- ditulis tangan dengan tinta hitam pada kertas dobel folio bergaris dengan mencantumkan jabatan yang dilamar sebanyak 2 rangkap;
b) Foto kopi Ijazah dari SD s.d. Terakhir dan Transkrip Nilai dilegalisir oleh Rektor/Direktur/Ketua/DekanFakultas/KepalaSekolah/Kanwil Dikbud setempat sebanyak 1 rangkap;
c) Daftar Riwayat Hidup, beserta Surat Pernyataan bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI sebanyak 1 rangkap;
d) Foto copy legalisir surat Keterangan Berbadan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
e) Foto copy legalisir surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
f) Foto kopi legalisir Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
g) Foto kopi legalisir Surat Tanda Pencari Kerja dari Kementerian Ketenaga kerjaan yang masih berlaku sebanyak 1 rangkap;
h) MAP ditulis identitas berupa nomor peserta, nama, formasi jabatan, tempat lahir (tempat lahir harus setingkat Kabupaten/Kota), dan Alamat rumah serta Kode Pos dengan mencantumkan nomor telepon, email dan handphone yang mudah dihubungi/yang masi haktif.

C. WARNA MAP:

1. UntukPeradilanUmummapberwarnamerah;
2.UntukPeradilanAgamamapberwarnahijau;
3.UntukPeradilanTUNmapberwarnakuning.

4. Berkas dimaksud ditujukan kepada Sekretaris Mahkamah Agung RI c.q. Kepala Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI dikirim melalui pos dengan PO BOX 2700 Jakarta 10027 selambat-lambatnya diterima pada tanggal 10 November 2017.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017:  LAIN-LAIN

  1. Mahkamah Agung RI tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Mahkamah Agung RI atau Panitia.
  2. Pelamar dilarang melayani tawaran/janji untuk penerimaan sebagai Calon Hakim Mahkamah Agung RI dari pihak manapun.
  3. Bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi namun sampai dengan batas waktu yang ditetapkan tidak melengkapi berkas persyaratan, maka dianggap mengundurkan diri.
  4. Bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus seleksi tetapi mengundurkan diri, maka diwajibkan membuat Surat Pernyataan Mengundurkan diri bermaterai Rp. 6000,-.
  5. Informasi resmi yang terkait dengan Seleksi Penerimaan Calon Hakim Mahkamah Agung RI 2017 hanya dapat dilihat dalam situs https://www.mahkamahagung.go.id, http://badilum.mahkamahagung.go.id, http://badilag.mahkamahagung.go.id, http://ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id/ dan disarankan untuk terus memantau situs dimaksud.

Pendaftaran Calon Hakim MA 2017:  DOWNLOAD LENGKAP

Silakan download dokumen resmi pengumuman penerimaan calon hakim di lingkungan MA di sini berupa file PDF.

DOWNLOAD PENDAFTARAN CALON HAKIM MA 2017 LINK 1LINK 2 (Formulir surat keterangan penerimaan cakim)

Informasi di atas bisa menjadi pegangan Anda yang akan mengikuti proses pendaftaran calon hakim MA tahun 2017. Selalu bacalah informasi berharga tersebut dengan jeli, teliti, dan hati-hati sesuai laman resmi panitia pendaftaran calon hakim MA tahun ini. Bertanyalah di call center di atas bila di rasa masih belum jelas. Semoga bermanfaat. [M. Anis – WartaSolo.com]