Tips Agar Gigi Anak Tumbuh Dengan Rapi. Melihat tumbuh kembang anak memang suatu hal yang sangat menyenangkan bila kita pantau setiap harinya. Salah satunya ketika momen tumbuh gigi si kecil pertama kali meskipun munculnya gigi setiap anak berbeda-beda. Berbagai macam cara pun kita lakukan agar anak dapat merawat giginya tersebut, dari mulai memberikan sikat gigi yang menarik sampai dengan membiasakan anak sikat gigi yang benar untuk mendapatkan gigi yang bersih, putih, cantik dan rapih.

Untuk mendapatkan hasil gigi yang putih dan rapih ternyata tidak semudah dan segampang yang dipikirkan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi dan menjadi penyebab gigi anak tumbuh tidak rapih dan cenderung berantakan tentu hal ini tidak boleh dibiarkan karena akan mempengaruhi pertumbuhan gigi saat anak besar nanti.


Kenali beberapa faktor penyebab gigi anak tumbuh berantakan berikut ini :

  • Gigi susu yang susah lepas/copot
  • Terdapat jumlah gigi yang tumbuh berlebihan
  • Kebiasaan menggigit jari
  • Mengalami trauma pada gigi susu depan sehingga pertumbuhan gigi tetap menjadi berubah arah
  • Letak pertumbuhan gigi tetap tidak benar
  • Ukuran gigi lebih besar dari biasanya
  • Kurang panjang lengkung gigi sehingga gigi tumbuh ke arah langit-langit
  • Mengalami keterlambatan klasifikasi gigi geraham tetap
  • Panjang lengkung rahang yang abnormal.

Ingin gigi anak dapat tumbuh dengan baik sebaiknya hindari beberapa faktor diatas dimulai dari anak masih balita, karena pertumbuhan gigi tetap akan berlangsung setelah gigi susu terlepas. Oleh karena itu perawatanya pun harus dilakukan sejak dini.

Pertumbuhan gigi susu anak ternyata berbeda-beda, ada yang sudah teratur rapi bahkan ada pula yang tampak jarang karena terdapat celah pada gigi. Gigi tetap pun akan muncul setelah ia menginjak usia 6-7 tahun. Adapun beberapa cara yang harus di lakukan agar anak tumbuh dengan gigi yang rapi beriktu ini :

Biasakan menyikat gigi

Usia 7-12 bulan usia dimana bayi sudah tumbuh gigi, usahkan bersihkan gigi tersebut dengan kain lembut, bersih dan lembab pada usia tersebut gunakan sikat gigi kecil yang hanya dibasahi dengan air saja. Nah awal anak boleh menggunakan pasta gigi yaitu pada usia 13-24 bulan, mulailah kenalkan pasta gigi yang mengandung fluoride sikat gigi anak biasakan dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur malam). Bila kebiasaan tersebut diterapkan dari sejak bayi maka saat besar nanti pun akan melakukan kebiasaan tersebut.

Hentikan kebiasaan mengisap dot

Ini disarankan bagi balita yang sudah menginjak usia 2 tahun. Dot dalam susu botol ternyata memiliki dampak pada susunan gigi anak. mengisap dot ternyata dapat memicu struktur gigi anak menjadi maju ke depan. Oleh karena itu jangan biarkan si kecil terus mengisap dot jika sudah berumur 2 tahun, lebih baik ajarkan si kecil minum susu dari gelas. Hentikan juga kebiasaan anak mengisap jari tangan.

Perbanyak asupan nutrisi dan vitamin yang lengkap

Menjaga asupan nutrisi dan vitamin tidak hanya baik untuk gigi saja melainkan juga baik untuk tumbuh kembang si kecil. Zat-zat nutrisi yang diperlukan si kecil untuk pertumbuhan giginya, diantaranya : Kalsium (bisa didapatkan dari yogurt rendah lemak, susu, pudding, keju, dll), Vitamin D (terdapat pada ikan salmon, kuning telur dan margarin), Fosfor (bisa ditemukan pada susu sapi, telur, daging, hati, ikan dan kacang-kacangan), Flour (banyak ditemukan pada sayur-sayuran, buah-buahan, ikan teri, ikan, daging, teh serta air tanah), Vitamin C (biasanya terdapat dari jambu biji, jeruk, apel, delima, kiwi dan buah-buahan lainnya). Kita bisa mengkonsultasiken kebutuhan asupan nutrisi sikecil dengan dokter.

Hindari mengkonsumsi makanan manis

Makanan manis seperti halnya permen, gulali, kue dan jajanan lainnya memang menjadi favorit mereka, namun terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis dari mulai sejak bayi dapat membuat lapisan gigi menjadi keropos sehingga gigi akan berlubang dan berwarna hitam. Makanan yang mengandung gula yang banyak dapat menyebabkan bakteri di mulut merubah makanan manis menjadi asam sehingga merusak keindahan gigi. Sehingga bakteri pun dapat terselip pada celah-celah gigi sehingga gigi menjadi berlubang.

Kunjungi dokter gigi secara rutin

Walaupun anda sudah melakukan berbagai macam cara diatas sebaiknya ajak anak untuk berkunjung ke dokter gigi secara rutin sebanyak 2 kali dalam 1 tahun. Hal ini perlu dilakukan agar pertumbuhan gigi nya tetap terpantau.

Demikian ulasan mengenai cara menjaga gigi anak agar tumbuh dengan teratur. Semoga ulasan diatas bermanfaat. Baca Juga: Tips Menjaga Gigi Bayi Dan Anak [YuQe-WartaSolo.com]