4 Ciri Penyakit Ini Bisa Dilihat dari Mata Seseorang



1 tanda penyakit dari ciri mata

4 Ciri Penyakit Ini Bisa Dilihat dari Mata Seseorang. Mata kita dan mata orang lain memiliki perbedaan satu dengan yang lain. Tentunya dalam keadaan sehat mata tidak terlalu menjadi masalah dengan ciri datangnya penyakit. Mata adalah karunia paling mahal. Dengan memiliki mata dunia nun jauh disana bisa dilihat.

Dengan mata manusia satu dengan yang lain saling mengenal. Mata sehat tak ubahnya setiap hari kita pandang di sekeliling kita. Mata bening, segar, tidak ada tonjolan, kornea normal dan tajam saat memandang adalah yang di kenal dengan mata yang sehat. Begitu berharganya kedua mata kita sehingga berbagai macam ilmu dan pengetahuan berkembang pesat.

BACA JUGA: Penyebab Miom Pada Rahim

Ada ciri yang tak biasa yang membuat mata itu menjadi tanda sebagai mata yang sakit. Dengan mengetahui kondisi mata tersebut maka kita akan tahu beberapa penyakit yang diderita.

Apa saja itu, Thelist telah melansir berita mengenai hal tersebut Rabu (8/3/2017) sebagai berikut:

1. Ciri mata dengan bola mata menonjol keluar atau bug eyes.

Bilamana kedua bola mata Anda menonjol, maka hal ini bisa menjadi tanda penyakit Graves, adlah salah satu jenis gangguan sistem imun yang membuat kelenjar tiroid menjadi over-aktif, menyebabkan peradangan dan aktivitas sistem kekebalan tubuh lainnya mempengaruhi otot serta jaringan lain di sekitar mata Anda (kondisi Graves ophthalmopathy).

Adapun gejala mata lainnya yang terkait dengan penyakit ini seperti termasuk mata terasa seperti berpasir, ada tekanan atau nyeri pada mata, kelopak mata tertarik ke atas atau bengkak, mata merah atau meradang, sensitif pada cahaya, penglihatan ganda, atau bahkan hilangnya penglihatan.

Bila Anda memiliki salah satu gejala di atas, lebih baik segera lakukan pengecekan ke dokter mata. Tidak perlu dikhawatirkan jika ini terjadi pada diri Anda, karena  menurut The Center for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi ini dapat diobati.

2. Munculnya semacam cincin berwarna abu-abu di sekitar kornea.

Pada kondisi ini disebut dengan arcus atau arcus senilis, hal ini sering terkait dengan trigliserida tinggi, yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami serangan jantung (stroke). Kumpulan lemak (lipid) yang terletak jauh di tepi kornea yang menyebabkannya.

Bila Anda sudah mengetahui ciri seperti ini pada mata, baiknya segera dilakukan pengetesan darah untuk memeriksa lipid darah yang meningkat, terutama jika di bawah usia 60 tahun. Hal lain mengenai itu, trigliserida tinggi juga dapat diturunkan dengan diet sehat yang kaya akan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, juga disertai dengan olahraga serta menyingkirkan gula, lemak tidak sehat, dan minyak.

3. Rasa nyeri pada kelopak mata.

Nyeri pada kelopak mata yang tidak kunjung hilang, disertai dengan hilangnya bulu mata, bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki karsinoma sel basal atau kanker kulit. Menurut New York Eye Cancer Center, pasien-pasien dengan karsinoma sel basal, seringkali melihat bintil kemerahan yang perlahan membentuk di kelopak matanya.

Kondisi itu (tumor) paling sering ditemukan di kelopak mata bagian bawah, tetapi dapat terjadi juga di kelopak mata bagian atas. Selain itu pula jika bulu mata menghilang di sekitar tumor tersebut, maka hal ini menunjukkan bahwa tumor tersebut ganas.

Kondisi seperti di atas jangan diabaikan dan lebih baik segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Bilamana sampai terabaikan maka kondisi ini bisa sebabkan cacat parah, kebutaan, bahkan kematian jika tumor tersebut telah mencapai
otak melalui rongga mata Anda.

4. Kondisi dengan ciri kelopak mata menurun (droopy eyelids)

Bila salah satu kelopak Anda atau keduanya mengalami kondisi ini, maka hal ini bisa menjadi tanda dari myasthenia gravis, yaitu penyakit autoimun yang ditandai dengan kelemahan otot yang parah. Hal ini bisa terjadi pada semua ras, pria atau wanita, serta berapapun usianya.

Bila Anda sadar adanya akan perubahan pada kelopak mata, maka sebaiknya minta dokter Anda untuk membantu mendiagnosis penyakit tersebut, sebelum kondisi ini mengancam jiwa Anda. Karena, kondisi ini secara potensial bisa menjadi penyakit yang fatal, dengan perawatan medis yang tepat, Anda akan memiliki kesempatan bertahan hidup yang lebih baik.

Perlu dicatat bahwa tidak semua kondisi mata bisa terlihat oleh Anda sendiri, karena beberapa gejala penyakit lainnya yang mempengaruhi mata dan kesehatan Anda, hanya bisa diketahui dan  terlihat oleh dokter mata saja. Sehingga, inilah yang menyebabkan pentingnya untuk melakukan
pemeriksaan mata tahunan, untuk menjaga kesehatan kedua mata Anda, bahkan hal ini juga bisa menyelamatkan nyawa Anda.

Pengobatan yang terbaik adalah pencegahan. Sekecil apapun ciri yang mengarah pada ciri mata yang tidak sehat secepatnya ditindaklanjuti dengan pengecekan ke dokter. BACA GA: Jenis Obesitas dan Solusinya. [Anis/Anna – WartaSolocom]