WartaSolo.com – Penyakit asma merupakan penyakit yang berkaitan dengan pernafasan yang banyak dialami entah dari usia dini sampai orang tua. Asma adalah peradangan kronis yang umum terjadi pada saluran napas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan berulang, penyumbatan saluran napas.

Umumnya asma ditandai dengan gejala-gejala seperti mengi, batuk, dada terasa berat, dan sesak napas. Perlu Anda ketahui, bahwa asma ternyata terdapat 9 jenis karena, setiap jenis asma mungkin saja memerlukan jenis pengobatan dan menunjukkan gejala yang berbeda.



Apa saja jenis asma itu ya? Berikut jenis-jenis asma dikutip dari Vemale, Minggu (09/06/2013).

Asma Alergi

Ini adalah jenis asma yang paling umum dikenal oleh masyarakat. Mulai dari alergi debu hingga serbuk sari dari bunga bisa menjadi penyebabnya. Dilansir oleh Amazine, anak-anak lebih rentan terkena asma jenis ini. Asma jenis ini juga bisa semakin parah jika Anda melakukan olahraga di udara dingin atau menghirup asap. Memakai parfum atau cologne berlebih juga bisa memicu. Orang dengan asma jenis ini disarankan untuk selalu ekstra menjaga kebersihan lingkungan supaya bebas debu.

Asma Non-Alergi

Jenis ini tentu merupakan kebalikan dari jenis yang pertama. Asma jenis ini tidak disebabkan oleh alergi tubuh terhadap sesuatu. Asma jenis ini biasanya muncul setelah usia paruh baya. Biasanya juga, asma ini disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan bawah dan atas. Asma Non-Alergi bisa dikontrol dengan pengobatan yang tepat dan teratur. Biasanya, asma akan timbul karena beberapa faktor seperti stres, cemas, kurang atau kelebihan olahraga, udara dingin, udara kering, virus, asap dan iritasi.

Asma Nocturnal

Asma jenis ini biasanya akan mengganggu tidur karena ketika kambuh, Anda akan terbangun di tengah malam karena batuk kering yang berlebihan. Awalnya, saat tidur Anda akan merasa sesak pada dada yang kemudian diiringi oleh batuk kering. Biasanya, penderita akan lesu di keesokan harinya.

Asma akibat pekerjaan

Dari namanya, tentu asma ini timbul karena lingkungan kerja yang tidak sehat. Tidak hanya para pria yang bekerja dan harus berkuta dengan segala debu dan bahan kimia, pelukis, pekerja konstruksi bahkan guru juga bisa terkena asma jenis ini. Tidak beda dengan gejala asma pada umumnya, penderita asma jenis ini juga akan mengalami sesak nafas dan juga batuk kering.

Asma Anak

Sama seperti jenis asma pada umumnya, asma ini juga disebabkan oleh alergi tertentu. Sesuai dengan namanya, asma ini terjadi pada anak-anak. Biasanya anak-anak yang mempunyai alergi terhadap suatu hal seperti jamur, protein hewani atau yang lainnya berpotensi terkena asma.

Asma Dewasa

Sepadan dengan asma yang lainnya, asma ini terjadi karena gejala-gejala yang umum. Namun, karena asma ini terjadi pada orang dewasa, biasanya asma ini juga dipicu oleh pekerjaan dan alergi musiman.

Asma Batuk

Jenis yang satu ini memang sedikit sulit untuk didiagnosa karena tertutupi oleh gejala batuk. Biasanya akan dihubungkan oleh bronkitir kronis atau penyakit sinus. Akan dibutuhkan tes dan check up sebelum memutuskan apa diagnosa yang tepat.

Asma Campuran

Asma yang satu ini merupakan campuran dari asma dari faktor luar dan dalam tubuh. Asma ini memang lebih serius karena penderita harus lebih waspada terhadap pemicu dari luar dan juga dalam tubuh.

Asma Musiman

Sesuai dengan namanya, asma dengan jenis ini terjadi pada musim-musim tertentu. Bisa saja ini terjadi ketika musim tanaman berbunga karena produksi serbuk sari yang meningkat. Tentu ini akan memicu terjadinya asma.

Sepertinya pepatah ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’ akan sangat berguna untuk Anda yang menderita asma. Jika Anda sudah mengetahui apa saja jenis asma dan dapat mengira apa jenis asma yang Anda derita, Anda akan lebih waspada untuk tidak melakukan apa yang sudah menjadi larangan.