Tarif Listrik Terbaru 2017: Sebanyak 916 Pelanggan Listrik PLN Dapat Subsidi, 6 pelanggan Menolak Subsidi



Subsidi Tarif Listrik Terbaru 2017 PLN

Tarif Listrik Terbaru 2017: Sebanyak 916 Pelanggan Listrik PLN Dapat Subsidi, 6 pelanggan Menolak Subsidi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan telah memberlakukan pengefektifan pemberian subsidi kepada pelanggan listrik PLN 900 volt ampere (va). Pasalnya, sejak mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari hingga 24 Febuari 2017 terdapat sekitar 2.571 pengaduan pelanggan yang tidak terima subsidinya dicabut.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jarman menyebutkan, dari 2.571 pengaduan, 916 diantaranya telah masuk data terbaru dan sedang diproses PLN. Kemudian, sebanyak 82 pelanggan tidak masuk dalam data terpadu dan akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk diproses dan 1.567 pelanggan lainnya dalam proses.


“916 ada di data terpadu, langsung diproses PLN untuk dikonversi jadi pelanggan subsidi,” ujarnya di Kantor Ditjen Gatrik Kuningan, Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman Okezone, Jumat (3/3/2017).

Sementara itu, untuk 82 pelanggan yang tidak ada datanya di PLN, akan diserahkan ke Kementerian Sosial untuk ditentukan apakah layak menerima subsidi atau tidak.

“Sedangkan 1.567 pelanggan masih dalam proses pemeriksaan,” tuturnya.

Sejumlah 6 pelanggan menolak subsidi listrik

Menurut Jarman, dari 2.571 laporan pengaduan ternyata ada 6 pelanggan yang menyatakan diri menolak untuk menerima subsidi listrik. Hal Ini menunjukan bahwa kesadaran masyarakat mampu untuk tidak menerima subsidi semakin besar.

“Dari pengaduan itu yang menarik 6 pelangan. Permohonan mereka untuk tidak jadi pelanggan subsidi. Jadi ada orang dia masuk pelanggan subsidi listrik PLN tapi dia komplain aku orang kaya kok, masa aku disubsidi,” tukasnya. [Nailah Azka – WartaSolo.com]