Kata-kata Bijak Kerasnya Kehidupan Terbaru, Ungkapan Penguat Hati Penyemangat Jiwa. Ada dan tidaknya diri kita kehidupan akan berjalan. Kerasnya kehidupan menandakan aktifnya sebuah peran serta. Setiap aktivitas pastinya memiliki tingkat kesulitan atau sebagian mengatakan tahap kerasnya sebuah kehidupan. Kehidupan memang keras sekeras hati yang mensikapinya. Pernahkah Anda mengalami benturan dalam fase kehidupan, bisnis yang gagal karena adanya pengkhianatan, fitnah sebuah organisasi, atau terhempas dalam karir pekerjaan.

Kata-kata bijak kerasnya kehidupan akan melunakkan hati kita dalam setiap kebijaksanaan peristiwa penting. Tak sedikit orang merasa gundah dan bingung dalam nenapaki cacian, hinaan, himpitan, dan desakan kehidupan. Bertubi-tubi kegagalan melanda bahkan mengancam nyawa yang satu-satunya tersisa. Terbelit hutang sana-sini yang tak kunjung lunas. Kehidupan keluarga yang jauh dari harmonis dan penuh masalah.


Memang keras kehidupan tetapi apakah kehidupan bisa melunak? Atau jangan-jangan kita saja yang merasa keras menjalani hidup ini? Dengan kata-kata mutiara tentang kerasnya kehidupan ini Anda akan memiliki cara pandang baru, fresh, dan berbeda dalam menghadapi setiap fase kerasnya kehidupan.

Adakah orang menganggap kehidupan ini bisa melunak atau tidak keras sehingga “enjoy” dalam menjalaninya? Setiap orang tentunya berbeda mensikapi setiap fase kehidupan. Berbeda cara pandang tentang kehidupan juga akan melahirkan sikap berbeda dalam menghadapi kerasnya pasang surut kehidupan.

Ini adalah realita orang hidup yaitu ada masalah, ada cekcok, ada salah paham, fitnah sana fitnah sini, sikut sana sikut sini, menjelekkan sana sini, berbohong, adu domba, laporan palsu, berkelahi, dan bahwa menghilangkan nyawa orang. Semuanya harus disikapi dengan keberanian dan kesatria.

Baca Juga: Kata-kata Menghadapi Masalah Ujian Terbaru

Kata-kata Bijak Kerasnya Kehidupan Terbaru, Ungkapan Penguat Hati Penyemangat Jiwa

Keraskah bila kejadian-kejadian di atas dekat dengan kita?

Benarkan bila hal-hal tersebut ada kemudian kita membenarkan kehidupan ini keras adanya?

Atau kita saja yang yang salah mensikapi kehidupan?

Atau tak jarang kita merasa benar atas sikap sebuah peristiwa yang tidak mengenakkan yang dialami.

Semua manusia memiliki definisi mengenai hal itu. Yang jelas hidup yang katanya serba keras ini harus disikapi dan tidak lari dari kenyataan hidup. Bila mau lari dari kehidupan maka jiwa dan rasa putus asa akan menghinggapi, ini bahayanya.

Baca Juga: Kata Indah Lucu Wanita Cantik

Berikut sejenak kita menghela nafas dan menikmati sajian redaksi wartasolo.com dengan kata-kata bijak kerasnya kehidupan terbaru sebagai obat rasa hati yang sedang sumpek/mangkel/jenuh/putus asa bahkan tidak ada gairah lagi dalam berkarya:

Kehidupan adalah keniscayaan dan masalah di dalamnya adalah sudah menjadi kodrat.

Tidak ada kehidupan terlepas dari masalah, dengan masalah itu menandakan kita masih hidup dan diberi kesempatan beramal


Setiap fase kehidupan yang keras patut disyukuri, dengannya kita akan bertambah matang, kuat, dan tidak gamang menghadapi masalah ke depan.

Kehidupan memang keras tetapi lebih keras bila hidup tanpa masalah, karena pilihanya ada 2 yaitu hilang akal (gila) atau kematian, siapkah bila masih hidup kita ingin terlepas dari masalah?

Adakah orang yang menganggap kehidupan ini lunak atau biasa-biasa saja? Ada tentunya salah satu dari pembaca di sini.

Kerasnya kehidupan justru semakin mendewasakan setiap orang yang mengalaminya.

Di setiap kesulitan di situ pula kemudahan teriringi. Tidak ada kesulitan berjalan selamanya sebagaimana kemudahan senantiasa selalu menghampiri. Hidup adalah sawang sinawang. Selalu berputar silih berganti.

Lari dari kerasnya kehidupan seperti halnya lari dari fase kehidupan.

Sikap yang terbaik dalam menghadapi kerasnya kehidupan adalah selalu dalam harap dan meminta perlindungan dari-Nya saja. Bersandar pada-Nya saja. Karena bersandar pada selain-Nya adalah mudah sirna. Bersandar pada Bos akan sisrna bila bosnya sedang jatuh. Bersandah pada tiang akan sirna bial tiang itu roboh. Bersandar pada tembok akan selesai sudah bila tembok itu runtuh. Bersandar pada jenderalpun maka selesai juga bila jenderalnya pensiun. Maka bersanda hanya pada Alloh SWT saja yang tidak akan runtuh, sirna, jatuh, apalagi lemah.

Sekeras-keras kehidupan akan lunak dengan cinta-Nya.

Seberat-berat kehidupan akan ringan dengan pertolongan-Nya.

Hanya manusia kuat saja yang akan menikmati kerasnya kehidupan. Hanya imanlah yang akan menjadikan setiap manusia kokoh setiap menapaki fase kehidupan.

Kesuksesan dilalui dengan tempaan panas dingin, hujan badai, kering banjir, tangis pedih, darah dan air mata. Sukses tidak pernah menghampiri orang yang kenyang tidur, minim berjuang, dan sedikit bekerja.

Baca Juga:

Semoga kata-kata bijak rerasnya kehidupan terbaru di atas mampu memberikan suntikan semangat dalam fase kehidupan kita. Ungkapan penguat hati dan penyemangat jiwa tersebut sebagai renungan bersama dalam merealisasikan cita-cita besar setiap kita. [M. Anis – WartaSolo.com]