Status Puasa Wanita Haidh Ini Ternyata Sah. Ada sebuah kejadian yang membuat seorang wanita bertanya-tanya perihal apa yang dialaminya. Kondisi ini membuat sebagian muslimah masih ragu atau tidak yakin ketika mengalami kejadian haidh menjelang berbuka puasa atau adzan magrib.

Apakah puasa wanita tersebut tetap sah? Bagaimana status puasa wanita haidh tersebut?


Dalam sebuah tanya jawab ada pertanyaan kepada Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak hafizahullah mengenai kondisi seorang wanita yang mengalami tidur sebelum waktu ashar dan bangun di waktu ketika isya datang.

Ternyata Sah Puasa Wanita Haidh Ini, Fiqih Puasa Wanita

Berikut ulasan penjelasan mengenai sahnya puasa wanita haidh ini, simak selengkapnya di sini:

Ada pertanyaan yang diajukan pada Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak hafizahullah,

“Aku pernah tertidur pada suatu hari di bulan Ramadhan sebelum Ashar. Dan aku barulah bangun ketika azan Isya. Saat Isya itu aku dapati dalam keadaan haidh. Apakah puasaku sah?”

Jawaban yang diberikan oleh Syaikh ‘Abdurrahman,

“Alhamdulillah, puasamu tetap sah. Karena kita tidak bisa pastikan haidh itu datang sebelum Maghrib. Keadaan sebelum matahari tenggelam apakah keluar darah haidh ataukah tidak adalah keadaan yang meragukan. Hukum asalnya, waktu sebelum tenggelam matahari tadi masih dalam keadaan suci. Hal ini sama halnya seperti seseorang yang shalat Shubuh kemudian tidur. Lalu ia dapati bekas junub saat bangun yaitu mendapati mani. Yang yakin, mani tersebut keluar setelah shalat Shubuh. Dalam kondisi ini, tidak wajib baginya mengulangi shalat Shubuh. Wallahu a’lam.”

Fatwa Syaikh Al-Barrak tanggal, 24/9/1434 diambil dari status telegram beliau hafizahullah.

Kaedah yang penting dipelajari untuk memahami hal di atas:

(Keraguan Tidak Bisa Mengalahkan Yakin)

BACA JUGA: Aneka Tema Kultum Pendek Ramadhan Sebulan Penuh Selama Puasa 1438 H 2017

Penjelassan di atas memberikan pemahaman dan menjauhkan kita dari keraguan atas peristiwa yang dialami oleh sang penanya dan boleh jadi dialami oleh para pembaca sekalian. Semoga kajian tentang sahnya puasa wanita haidh di atas akan memperkaya dan memberikan kejelasan akan keilmuan yang ada dalam diri kita. [M. Anis – WartaSolo.com]

 

 

Sumber : https://rumaysho.com/15922-puasa-wanita-haidh-ini-ternyata-sah.html