Otomotif

Penyebab Rem Motor Terasa Blong dan Trik Mengatasinya

Share:

Kepanikan muncul ketika tuas rem ditarik sedalam mungkin saat mendekati lampu merah, tetapi motor tidak kunjung melambat. Masalah semacam ini kerap muncul tiba-tiba pada motor matik maupun motor bebek harian. Tuas yang terasa amblas tanpa gigitan biasanya menandakan gangguan fungsi pada komponen pengereman.

Mengenali penyebab rem motor terasa blong membantu pengendara mengambil tindakan yang tepat sebelum situasi menjadi berbahaya. Sistem rem yang bekerja optimal menjaga laju kendaraan tetap terkendali di berbagai kontur jalan.

Minyak Rem Mengalami Masalah Tekanan

Minyak rem bertugas meneruskan tekanan dari tuas ke kaliper agar kampas menjepit piringan cakram. Kualitas cairan hidrolik yang menurun menyebabkan tekanan rem melemah.

Gelembung udara yang terjebak di dalam selang rem menjadi biang keladi tuas terasa spons atau ngempos. Sifat udara bisa terkompresi, sehingga tekanan tuas tidak tersalurkan penuh ke kaliper. Angin palsu ini biasanya masuk saat pergantian minyak rem yang kurang teliti atau lewat sambungan baut selang yang longgar.

Baca Juga: 7 Penyebab Motor Sulit Dinyalakan saat Mesin Dingin

Minyak rem juga bersifat higroskopis atau menyerap uap air dari udara sekitar. Titik didih cairan rem akan turun drastis seiring meningkatnya kadar air di dalam sistem. Saat rem dipaksa bekerja terus-menerus di jalan menurun, panas gesekan memicu air mendidih dan membentuk gelembung uap panas. Beli minyak rem standar DOT 3 atau DOT 4 dengan harga mulai dari Rp15.000 sampai Rp35.000 per botol kecil untuk menguras cairan yang keruh.

Kampas Rem Aus dan Piringan Cakram Menipis

Friksi antara kampas dan cakram menghasilkan daya henti yang dibutuhkan roda motor. Gesekan konstan setiap hari lambat laun mengikis permukaan kedua komponen tersebut.

Kampas yang sudah menipis melewati batas indikator menyebabkan piston kaliper terdorong keluar terlalu jauh. Situasi ini menuntut tuas rem ditarik lebih dalam dari biasanya sebelum kampas menyentuh piringan cakram. Bunyi gesekan logam yang berdecit nyaring saat tuas ditekan menjadi tanda paling jelas bahwa lapisan kampas rem sudah habis.

Piringan cakram yang bergelombang atau tergores dalam akibat telat ganti kampas juga memperburuk cengkeraman. Kontak antara kampas dan cakram menjadi tidak rata, sehingga daya cengkeram berkurang drastis pada kecepatan menengah ke atas. Biaya penggantian kampas rem orisinal umumnya berada di kisaran Rp40.000 sampai Rp90.000 tergantung tipe motor.

Kerusakan Master Rem dan Kaliper

Sistem hidrolik sangat bergantung pada kondisi karet sil penahan tekanan di dalam master rem maupun kaliper roda.

Baca Juga: Perawatan Cat Motor Warna Doff Agar Tetap Bagus dan Tidak Mengkilap

Karet sil yang aus, robek, atau mengeras menyebabkan minyak rem merembes keluar saat tuas ditekan. Rembesan cairan di sekitar tabung reservoir atau tuas rem menunjukkan sil master rem sudah bocor. Piston master rem gagal menciptakan tekanan hidrolik yang padat. Akibatnya, tuas rem terasa tembus sampai mentok ke setang.

Kotoran jalanan, pasir, dan sisa debu kampas kerap menumpuk di sekitar piston kaliper bagian bawah. Tumpukan kotoran ini bisa menyebabkan gerak piston macet atau seret saat menekan piringan. Kalau tuas rem masih saja blong setelah minyak rem dikuras dan kampas diganti baru, periksakan motor ke teknisi bengkel resmi untuk membongkar bagian kaliper dan master rem secara menyeluruh.

Kebiasaan Menahan Tuas Rem Terus-menerus

Gaya berkendara ikut menentukan seberapa awet dan responsif rem motor saat digunakan.

Jari tangan yang sengaja atau tidak sengaja menempel pada tuas rem membuat kampas terus bergesekan tipis dengan cakram. Gesekan ringan yang berlangsung bermil-mil menghasilkan panas berlebih pada piringan dan minyak rem.

Baca Juga: Modifikasi Simpel Mobil Harian yang Nyaman dan Hemat

Kondisi panas berlebih atau brake fade ini membuat kampas kehilangan koefisien geseknya sementara waktu, sehingga rem terasa kehilangan tenaga sama sekali. Lepas tuas rem sepenuhnya di jalan datar jika tidak berniat menurunkan kecepatan. Manfaatkan bantuan deselerasi putaran mesin saat melintasi jalur turunan curam untuk meringankan beban kerja rem.

Pertanyaan Seputar Penyebab Rem Motor Terasa Blong

Berapa lama sekali minyak rem motor harus diganti?

Minyak rem umumnya disarankan diganti setiap 20.000 kilometer atau sekitar dua tahun sekali. Namun, jika warna cairan di kaca intip master rem sudah berubah menjadi cokelat gelap atau keruh, pengurasan sebaiknya dilakukan lebih awal.

Kenapa rem mendadak blong setelah motor dicuci?

Sisa busa sabun atau cairan pengilap bodi yang mengenai piringan cakram membikin permukaan licin dan licinnya mengurangi gesekan kampas secara instan. Daya cengkeram biasanya kembali normal setelah rem ditekan beberapa kali perlahan sambil motor dijalankan dengan kecepatan rendah.

Apakah rem tromol belakang juga bisa mengalami blong?

Bisa. Pada rem tromol, penyebab utamanya adalah kabel rem yang mulur atau berkarat, setelan baut paha rem yang terlalu kendur, kampas tromol habis, serta kemasukan air kotor setelah melewati genangan banjir.

Share: