WartaSolo.com – Keberhasilan Jorge Lorenzo membukukan waktu terbaik di hari pertama sesi tes khusus ban baru di Phillip Island, ternyata belum membuatnya 100 persen puas jika bicara performa. Dari tiga ban baru Bridgestone yang dicobanya, pebalap MotoGP asal Spanyol ini belum bisa menemukan komposisi ban mana yang terbaik.

Awalnya, Lorenzo beserta empat pebalap MotoGP lainnya di sesi pemanasan dan lap-lap awal mencoba lagi ban lama yang pernah jadi masalah di GP Australia Oktober lalu pada trek yang sama. Kemudian, sebagaimana dikutip Warta Solo dari laman Okezone, Senin (3/3/2014) secara bertahap para pembalap pun mencoba tiga ban anyar dengan spesifikasi berbeda.


Sedikit perbedaan yang dirasakan Lorenzo, hanya compound ban yang lebih lunak daripada yang disediakan Bridgestone pada sesi tes di Sepang pecan lalu.

“Hari ini seperti yang saya perkirakan. Saya pernah bilang bahwa ban di Sepang terlalu keras, kebanyakan begitu buat para pembalap, tapi terutama untuk Yamaha. Saya sempat berharap datang ke sini dan tak mengalami masalah yang sama dan itulah yang terjadi, bannya berbeda,” ungkap Lorenzo.

“Ban untuk race (GP Australia) dari tahun lalu merupakan yang pertama kami coba dan kemudian, kami mencoba tiga ban lainnya. Ban terakhir yang digunakan sedikit lebih baik dan itu alasannya saya bisa menetapkan waktu tercepat,” katanya lagi, seperti dilansir MCN, Senin (3/3/2014).

Bagi pebalap Yamaha ini, dari tiga spesifikasi ban baru yang berbeda, belum ada satu pun yang dianggap sebagai ban yang paling sempurna untuk dipersiapkan menjelang race pembuka MotoGP musim 2014 di Qatar nanti. Belum ada perbedaan berarti, khususnya soal performa ban.

“Tiga ban itu hampir tak ada bedanya. Ban yang terakhir sedikit lebih baik dan saya bisa mencatatkan waktu tercepat, tapi ban yang digunakan untuk pemanasan lebih buruk dan di area traksi, ban terasa lebih tajam. Jadi, saya masih belum tahu (ban mana) yang terbaik,” tutup Lorenzo.