Klaten, WartaSolo.com – Banyak mobil dan motor nekat menerobos jalur CFD (Car Free Day) Klaten. Seperti yang kita ketahui, Pemkab Klaten menggelar CFD di Jalan Pemuda setiap hari minggu pukul 05.00 hingga pukul 09.00. Sayangnya, banyaknya mobil dan motor yang nekat menerobos jalur CFD ini mengganggu kenyamanan warga yang sedang menikmati suasana CFD.

Banyak warga kota Klaten yang mengeluh masih banyaknya pengendara sepeda motor yang nekat menerobos atai melalui jalur yang digunakan untuk acara CFD. Tak hanya beberapa sepeda motor yang nekat lewat dan berseliweran, beberapa mobil juga diketahui nekat menerobos jalur yang digunakan untuk CFD tersebut.


Aksi pengendara motor dan mobil yang tidak tertib ini ternyata sangat mengganggu warga yang sedang menikmati suasana CFD. Lalu bagaimana motor dan mobil ini bisa menerobos jalur CFD? Beberapa warga mengatakan bahwa aksi ini sering dilakukan karena petugas yang jaga di jalur CFD kurang tegas.

Beberapa orang yang menikmati CFD ini menilai bahwa Pemkab Klaten tidak sungguh-sungguh dan konsisten dalam menggelar acara CFD ini karena masih banyaknya penerobos jalur yang tidak ditindak.

“Banyak sepeda motor berlalu lalang dengan santai melewati jalur bebas kendaraan (CFD). Padahal ada petugas yang jaga, tapi tetap saja pengendara motor nekat. Bahkan ada juga mobil yang lewat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tidak konsisten dalam menggelar CFD. Karena hampir setiap Minggu pagi masih banyak pengendera yang tidak mengindahkan papan peringatan yang sudah dipasang petugas di setiap jalur masuk menuju lokasi CFD,” kata arjono (65) warga Klaten Tengah.

Keluhan masyarakat ini telah sampai ke Kepala Dinas Perhubungan, yakni Jaka Sawaldi, yang mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan meminta pada petugas untuk bertindak tegas terhadap siapa saja yang menerobos jalur CFD. Hal ini juga diamini oleh Bupati Klaten, Sunarna, yang mengatakan bahwa keluhan masyarakat telah ditampung dan digunakan untuk bahan evaluasi.

“Keluhan masyarakat menjadi masukan. Kami akan evaluasi lagi agar pengunjung CFD bisa lebih nyaman,” kata Sunarna, seperti tang dikutip dari KR Jogja pada Minggu (02/03/2014).