Klaten, WartaSolo.com – Kasus penipuan berkedok dukun pengganda uang kembali mengemuka di Klaten. Polsek Kota Klaten berhasil meringkus dua tersangka penipu yang mengakus ebagai dukun yang dapat menggandakan uang, yakni berinisial SD (35) dan AG (38). Kedua tersangka tersebut diketahui adalah warga Boyolali.

Kedua tersangka penipuan ini menjalankan aksinya dengan modus lama, yakni mengaku sebagai dukun yang mampu menggandakan uang dalam waktu singkat. Kedua tersangka tersebut berhasil diringkus oleh petugas Polsek Kota Klaten tanpa ada perlawanan pada Jumat (28/02/2014) lalu.


Terbongkarnya aksi penipuan yang dilakukan oleh kedua tersangka yang mengaku dukung pengganda uang ini terbongkar setelah beberapa warga Klaten yang tertipu melaporkan pelaku ke Mapolsek Kota Klaten. Setelah menerima laporan, polisi pun segera menengani masalah ini dengan melakukan penyelidikan.

Polisi mengatakan bahwa menurut hasil penyelidikan, ada tiga tersangka pelaku penipuan yang menggunakan modus dukun pengganda uang dan dua diantaranya berhasil ditangkap, yakni SD (35) dan AG (38). Sementara satu tersangka yang juga merupakan anggota komplotan ini masih buron, tetapi polisi telah mengantongi identitasnya.

Selain menangkap kedua tersangka pelaku penipuan, polisi juga mengamankan perlengkapan untuk praktek perdukunan, antara lain adalah batu merah delima, nasi tumpeng, dan perlengkapan lainnya. Perlengkapan perdukunan ini diduga digunakan oleh para tersangak untuk meyakinkan korbannya tentang praktek penggandaan uang.

Sejauh ini sudah ada tiga korban yang telah melapor ke polisi dan mengalami kerugian yang bervariasi antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Hal ini juga diamini oleh Kapolres Klaten, AKBP Narizwan Adji Wibowo, yang mengungkapkan bahwa terngkapnya kasus penipuan yang dilakukan oleh ketiga tersangak ini berawal dari laporan para korban.

Seperti yang dikutip dari KR Jogja pada Sabtu (01/03/2014), saat ini polisi sedang melakukan pengejaran pada tersengka lainnya yang sampai saat ini masih buron.