WartaSolo.com – Sebuah bentrokan terjadi di wilayah utara negara Yaman antara pasukan Yaman dan sekutunya dengan gerilyawan Syiah. Bentrokan yang terjadi pada Jum’at (28/2/2014) waktu setempat mengakibatkan sedikitnya 24 orang meninggal dunia.

Menurut sebuah sumber pasukan militer dan Al-Islah kehilangan sedikitnya 8 personilnya sedangkan pada gerilyawan pemberontak Syiah Zaidi kehilangan dua kali lipat dari dari jumlah pasukan Yaman dan Al-Islah yang tewas.


Bentrok terjadi untuk memperebutkan kendali atas kantor-kantor pemerintah daerah Hizm, ibu kota profinsi Jawf. Bentrok melibatkan pasukan Yaman yang dibantu anggota-anggota partai Islamis Al-Islah melawan gerilyawan Syiah Zaidi.

Pasukan gerilyawan Syiah nampaknya berusaha untuk menguasai Hizm agar dapat menyatukan seluruh daerah Jawf dalam wilayah Azal, Jawf merupakan salah satu dari empat wilayah yang akan dibentuk di Yaman bagian utara. Namun hingga kini tetap Jawf akan menjadi bagian dari wilayah Saba, yang juga mencakup provinsi-provinsi Marib dan Bayda.

Seperti diketahu Yaman merupakan negara leluhur almarhum Osama bin Laden yang mnejadi pemimpin Al Qaida. Sampai saat ini Yaman masih menghadapi kekerasan sparatis terutama di wilayah utara dan selatan.