WartaSolo.com – Maraknya konten negatif baik yang berbau pornografi, SARA, dan konten negatif lainnya di Indonesia membuat banyak pihak prihatin, begitu juga dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika. Banyaknya konten negatif tersebut membuat Kemkominfo kewalahan dan menyatakan tak semua konten tersebut dapat diblokir.

Konten negatif berupa hal-hal yang berbau pornografi di internet ini memang sangat banyak dan terus bermunculan. Hal ini merupakan kendala bagi Kemkominfo untuk melakukan pemblokiran dalam rangka menghadirkan internet sehat bagi masyarakat Indonesia.


“Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak bisa memblokir seluruh situs melanggar, karena begitu dihapus besoknya akan kembali muncul situs lain,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Mariam F. Barata yang dikutip dari AntaraNews pada Jumat (28/02/2014).

Kemkominfo mengharapkan peran serta seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta memerangi konten negatif yang ada di Internet. lalu seperti apa bentuk peran masyarakat untuk memerangi konten negatif ini? Menurut Miriam, masyarakat dapat turut serta memantau dan melaporkan apa bila menemukan situs yang memiliki konten negatif yang bisa berupa pornografi atau hal-hal yang berbau SARA.

Miriam menambahkan bahwa saat ini Kemkominfo dapat mengakomodasi laporan masyarakat dengan menyediakan dua alamat email yang dapat menjadi rujukan masyarakat untuk melaporkan adanya konten negatif yang ditemukan, yakni di aduankonten@mail.kominfo.go.id atau juga dapat dikirimkan ke cybercrimes@mail.kominfo.go.id.

“Ketentuan dalam perundang-undangan ini yang selalu disosialisasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pendekatan sosio-kultural ini dilakukan melalui sosialisasi dan bimbingan teknologi internet sehat dan aman, menggelar lomba blog dan website,” tambah Miriam.