WartaSolo.com – Louis Evans merupakan seorang top model yang kini namanya sering terdengar di kanca internasional. Louis Evans sering tampil dalam acara peragaan busana dunia seperti di London Fashion Week dan Milan Fashion Week. Namun ternyata dibalik kesuksesan yang kini telah diraihnya, tersimpan sebuah cerita di masa remajanya yang menurutnya kelam.

Louis Evan dimasa kecilnya tinggal di Lowestoft, sebuah kota kecil yang terletak di Inggris. Lahir dengan rambut merah atau yang biasa disebut orang didaerahnya rambut jahe membuat Louis sering menjadi bahan cemoohan teman – temannya. Rambut merah dianggap aneh dan bahkan Louis dijuluki “rusty” atau usang oleh teman – temannya karena rambut dan juga wajahnya yang penuh jerawat. Bahkan saat menginjak usia remaja  ia tidak pernak memiliki teman kencan.


Semua berubah saat Louis menginjak usia 20 tahun. Saat pindah ke London, ternyata rambut merah yang membuatnya selalu dihina dan tersingkirkan justru sanagt populer di Eropa. Dan yang memiliki rambut merah sering dicari oleh para pencari bakat dan memiliki permintaan yang tinggi. Sejak dari itu ia mulai merawat wajah dan menghilangkan jerawatnya. Dan kini wajahnya bersih dari jerawat, dan kini mulai mendapat perhatian.

“Di tempat-tempat seperti Milan, Spanyol dan Yunani, rambut merah itu dipuja dan menempatkan mereka pada tempat yang layak,” ujarnya seperti WartaSolo lansir dari Daily Mail, Jumat (28/2/2014)

Rasa percaya diri Louis lama -lama tumbuh setelah sebelumnya selalu merasa minder dan dianggap aneh. Semua itu karena ibunya yang selalu mendukung dan memotivasinya, seperti yang diungkapkannya berikut ini.

“Awalnya saya tidak percaya diri saat ibu mendaftarkan saya pada sebuah agensi model. Tapi ibu terus mengatakan bahwa saya harus melakukannya,” lanjutnya.

Dan kini kesuksesan telah diraihnya, dan selain aktif dalam peragaan busaa Louis kini juga telah ambil bagian dalam kampanye Red Hot yang telah merayakan model berambut merah dan muncul di BBC’s The One Show.