WartaSolo.com – Pergerakan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), seiring meningkatnya instabilitas politik di Ukraina dan meningkatkan daya tarik dari “safe-haven” emas.

Xinhua melaporkan, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 3,8 dolar AS atau 0,29 persen, menjadi ditutup di 1.331,8 dolar AS per ounce.



Dikutip Warta Solo dari laman ANTARA News, Jumat (28/2/2014), Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa klaim pengangguran awal naik 14.000 ke penyesuaian musiman 348.000 dalam pekan yang berakhir 22 Februari, mengalahkan ekspektasi ekonom sebesar 335.000. Sementara itu, pesanan barang tahan lama AS turun satu persen pada Januari lalu.

Selain itu, kesaksian Ketua Federal Reserve Janet Yellen di Kongres tidak menawarkan kejutan sama sekali kepada para investor. Janet memperkirakan ekonomi akan terus meningkat pada tahun ini, memberikan The Fed kelonggaran untuk mengurangi program stimulus pembelian obligasinya.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Mei juga mengalami kenaikan sebesar 6,3 sen atau 0,3 persen dan ditutup pada 21,352 dolar AS per ounce.

Disisi lain, pergerakan platinum untuk pengiriman April naik 24,3 dolar AS atau 1,7 persen menjadi ditutup pada 1.453,4 dolar AS per ounce.