Sragen, WartaSolo.com – Tiga butir telur ayam ini bukan sembarang telur karena terdapat tulisah huruf aran yang menyerupai lafal Allah. Tulisan huruf arab yang menyerupai lafal Allah ini bukan sengaja dibuat oleh manusia, melainkan sudah ada sejak telur ini keluar dari induk ayam.

Ketiga telur unik bertuliskan lafal Allah ini berasal dari ayam yang dimiliki oleh pasangan Trysyatno (46) dan Mikatsiah (46), warga Dukuh Pelokkrajan RT 01, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen. Mereka mengaku ayam miliknya telah bertelut tiga butir dan bertuliskan lafal Allah.


berdasarkan keterangan dari Trysyatno, kehadiran telur unik tersebut berawal ketika ayam yang telah ia pelihara bertahun-tahun tiba-tiba hilang. Trysyatno dan istrinya memutuskan untuk mencari ayamnya yang hilang. Ternyata ayam tersebut ditemukan dalam keadaan terjepit anyaman bambu dan saat itu telah dietmukan dua butir telur.

Saya cari kok tidak ketemu. Akhirnya dicari istri saya. Ayam ditemukan terjepit di anyaman bambu yang digulung milik keponakan saya. Ternyata di dalam anyaman bambu itu ayam sudah bertelur dua butir,” kata Trysyatno.

Tanpa menghiraukan keadaan telur tersebut, seorang anaknya berniat menggoreng telur tersebut untuk lauk. Namun sebelum telur tersebut dipecahkan, mereka kaget karena menemukan telur tersebut terdapat tulisan arab yang menyerupai lafal Allah. Akhirnya mereka mengurungkan niat untuk menggoreng telur tersebut.

Telur ketiga yang juga bertuliskan lafal Allah berasal dari ayam yang sama dan ditemukan dikandangnya. Awalnya telur ketiga tersebut tak terdapat lulisan, tetapi setelah Trysyatno membersihkan telur tersebut, akhirnya muncul tulisannya setelah ditinggak beberapa saat.

“Yang terakhir itu bertelur di dalam kandang. Setelah telur saya ambil dari kandang ternyata tidak ada tulisannya. Saya bersihkan juga tidak muncul. Setelah itu saya membeli tahu. Hla saat kembali ke rumah ternyata telur ada tulisannya lagi. Ya saya kaget langsung kenyang tidak jadi sarapan,” ucap Mikatsiah.

Seperti yang dilansir dari Solopos, Kamis (27/02/2014), saat ini ketiga telur unik tersebut disimpan oleh pasangan Trysyatno dan Mikatsiah.