Sragen, WartaSolo.com – Rapat Paripurna DPRD Sragen yang digelar di Ruang Rapat Paripurna pada Senin (24/2/2014) dengan agenda penjelasan bupati terhadap empat rancangan peraturan daerah (raperda) serta laporan hasil reses anggota DPRD masa sidang III, 2013 itu ternyata terdapat belasan Anggota DPRD yang bolos.

Setidaknya ada sekitar 20 kursi yang tidak berpenghuni, tidak hanya itu saja, bahkan terdapat 2 kursi pimpinan yakni kursi Wakil Ketua DPRD Joko Saptono dan Bambang Widjo Purwanto nampak kosong. Dari data setidaknya ada 15 anggota yang tidak mengisi daftar hadir.



Menanggapi hal ini Ketua DPRD Sragen yakni Sugiyamto menjelaskan bahwa ada sejumlah anggota dewan yang sudah hadir namun meninggalkan ruangan sidang karena harus menerima tamu. Sedangkan untuk 15 anggota yang tidak mengisi daftar hadir Sugiyamto mengaku tidak tahu menahu.

Sugiyamto menegaskan bahwa 15 orang yang tidak hadir tersebut tidak pamit atau tidak ada pemberitahuan alasan mereka bolos. Beliau juga menegaskan bahwasanya sebelum rapat digelar pasti sekretariat melayangkan surat undangan.

Tentang isi rapat paripurna Sugiyamto sedikit memberikan penjelasan bahwa rapat membahas Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Sragen, Raperda tentang Tempat Hiburan dan Karaoke dan Raperda tentang Pedagang Kaki Lima serta Raperda Tentang Pengelolaan Mineral bukan Logam dan Batuan.