Jogja WartaSolo.com – Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab disebut SBY ke Yogyakarta disambut demo oleh para aliansi Mahasiswa Jogja. Awal mulanya demonstrasi yang berlangsung di perempatan Demangan Yogyakarta ini berlangsung aman terkendali, tidak anarkis dan juga tidak merusak fasilitas umum.

Namun ketika ada aparat yang datang untuk membubarkan para demonstran ini dengan paksa, kericuhan dan aksi dorong mendorong tidak dapat terelakkan. Akibat dari kericuhan ini ada salah satu dari mahasiswa yakni Nurul Mubin mengalami pukulan pada kepalanya sehingga mengeluarkan banyak darah dan kemudian dilarikan ke Rumah sakit Bathesda


Pada saat kejadian korban tidak mengetahui secara pasti siapa yang memukulnya, karena saat ini dia hendak melerai bentrokan yang terjadi dan membelakangi aparat, dan saat itulah pemukulan itu terjadi semacam ada benda keras sejenis besi menghantam kepalanya.

Akibat dari kejadian ini, Agus sebagai koordinator demo ini menyatakan akan membuat aksi yang lebih besar lagi untuk meminta pertanggungjawaban aparat atas apa yang menimpa salah satu temannya ini. Dan Agus juga mengira bahwa, kedatangan para aparat ini sudah dikondisikan sebelumnya untuk membubarkan aksi penolakan kedatangan SBY ke Jogja ini.

“Kami aksi tidak anarkis, tidak merusak, tapi tiba-tiba kami diserang dan dipukuli hingga salah seorang teman kami terluka,” keluhnya.