WartaSolo.com – Letusan Gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu, menyisakan banyak cerita. Selain menyebabkan gangguan kesehatan seperti mata dan pernafasan, abu ini juga menyebabkan banyak pohon tumbang dipinggir jalan.

Namun ada hal yang menarik dari dampak yang ditimbulkan setelah Gunung Kelud meletus, abu gunung Kelud yang sampai kota Solo dimanfaatkan oleh Seniman asal Solo sehingga mempunyai nilai seni.


Aries Budi Marwanto yang juga berstatus Dosen Seni Fakultas Seni Rupa dan Desain di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang memanfaatkan abu gunung kelud diolah menjadi sebuah nilai seni dimana Abu gunung Kelud ini dibuat menjadi patung.

“Abu kami kumpulkan bersama-sama dengan mahasiswa. Sekitar 75 persen materi abu vulkanik itu mengandung silica yang baik sebagai bahan baku keramik,” jelas Aries kepada wartawan, di Kampus ISI Solo, Mojosongo Solo, Kamis (20/2).

Rencananya Abu Vulkanik Gunung Kelud yang diolah menjadi patung akan dipamerkan pada acara Kepatihan Art Space yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari sampai 1 Maret 2014.

Seluruh hasil karya patung tersebut akan dilelang dan hasil dari penjualan seluruhnya akan disumbangkan kepada korban letusan Gunung Kelud.