WartaSolo.com – Car Free Day (CFD) yang diselenggarakan setiap minggu pagi yang bertempat disepanjang jalan Slamet Riyadi merupakan suatu kegiatan yang positif. Terdapat berbagai macam kuliner yang tersedia, dan juga adanya para komunitas yang berkumpul semakin menambah kemeriahan Car Free Day.

Meskipun hanya berlangsung beberapa jam saja, ternyata ada hal negatif yang terselip dibalik acara ini yakni kurangnya kesadaran masyarakat akan buang sampah pada tempatnya, padahal sudah disediakan tempat untuk pembuangan sampah.


Maka dari itu sebuah komunitas yang menyebut namanya Komunitas Earth Hour (EH) Solo menggelar aksi di CFD dengan tema “Trash Free Day” yang dimulai dari rumah dinas walikota Solo. Loji Gandrung hingga pengadilan Negeri Solo.


Dan dari hasil pengumpulan komunitas EH sebanyak 50 orang ini telah berhasil mengumpulkan sampah baik itu organik, anorganik maupun sampah yang tidak terpakai.

Dan dari hasil sepanjang pengadilan negeri hingga Loji Gandrung telah dikumpulan sampah daur ulang sebanyak 1,25kg, sampah kertas 1,5kg dan sampah akhir 2,8kg. Dan ini baru ditempat itu saja. Itu belum dari purwosari sampai gladak atu sepanjang penyelenggaraan CFD.

Maka dari itu diharapkan para masayarakat dapat lebih peka terhadap lingkungan dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu contoh terkecil dari membuang sampah pada tempatnya.