WartaSolo.com – Baru-baru ini PT. Bank Pembangunan Daerah Jabar Banten (Bank BJB) dikabarkan telah resmi meluncurkan layanan PBB Online Mobile. Layanan ini akan melayani pembayaran pajak secara jemput bola sehingga akan memudahkan masyarakat yang hendak membayar pajak.

Sebagaimana dikutip Warta Solo dari laman ANTARA News, Senin (24/2/2014) disebutkan bahwa peluncuran layanan PBB Online Mobile ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara dari Pajak Bumi dan Bangunan. Peluncurannya dilakukan di kawasan Hari Bebas Kendaraan Dago, Kota Bandung, Minggu (23/2/2014).



Peluncuran layanan PBB online mobile ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bandung, H. Ridwan Kamil, dan wakilnya, H. Oded M Danial, serta warga Bandung yang hadir di acara tersebut.

Bien Subiantoro selaku Direktur BJB menyebutkan bahwa layanan PBB Online Mobile ini mendekatkan layanan BJB dalam penghimpunan pendapatan negara dari PBB, khusus di Kota Bandung. Sesuai dengan tema PBB Online Mobile Menuju Bandung Juara.

Layanan terbaru dari BJB ini rencananya akan disebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Barat dan Banten. Menurut Subiantoro, penghimpunan dan pengelolaan dana pemerintah dari PBB tersebut tanpa ada biaya administrasi.

Bien lebih jauh menjelaskan bahwa pembayaran pajak melalui mobile online hanya sekitar 15 detik, demikian juga dengan pembayaran PBB melalui ATM sangat cepat, karena cukup tekan nomor wajib pajak dan nilai nominalnya.

“Layanan ini juga menjaga dan mempererat kerja sama Bank BJB dengan pemerintah daerah. Semuanya layanan PBB terkoneksi dengan Bank BJB. Demikian juga untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, BPHTB serta lainnya,” kata Bien.

Selain itu, pihaknya pun akan menyediakan 200 unit mobil layanan pajak yang akan berkeliling ke masyarakat. “Kami sengaja jemput bola. Tidak harus nunggu surat pemberitahuan (SPT) terbit, masyarakat bisa bayar pajak ke Bank BJB,” ujar Bien.

Sementara itu Wali Kota Bandung, H. Ridwan Kamil menyambut baik layanan terbaru PBB Online Mobile di Kota Bandung tersebut. Bahkan ia juga berharap Bank BJB melakukan sistem jemput bola dapat melancarkan target pajak Kota Bandung pada 2014 senilai Rp1,4 triliun. Selain itu, diharapkan dengan sistem jemput bola pendapatan dari pajak bisa lebih optimal lagi.