Boyolali, WartaSolo.com – Jembatan utama penghubung Desa Tegalrejo dan Desa Doplang yang terletak di kecamatan Sawit mengalami kerusakan dibagian pondasi bangunan, jembatan yang terletak di sungai Tlegung ini merupakan aksen utama dua desa tersebut.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Tegalrejo Sukirno menjelaskan, sebenarnya kerusakan pondasi jembatan yang melintang di atas Sungai Tlegung tersebut sudah terjadi sejak lama tepatnya pasca gempa bumi yang melanda pada tahun 2006 lalu. Akan tetapi kerusakan yang lebih parah baru ia ketahui pada Senin (17/02/2014) setelah mendapat laporan dari warga.


“Kemungkinan ambrolnya pondasi jembatan tersebut diakibatkan banjir yang menerjang sungai Tlegung pada Minggu malam lalu saat terjadi hujan deras. Sebab laporan kerusakan baru masuk pada Senin pagi,” terang Sukirno, Kamis (20/02/2014).

Karena kondisi tersebut, saat ini hanya kendaraan roda dua saja yang boleh melintas. Warga memasang bamboo pembatan sebagai peringatan untuk warga yang akan melintas.

“Jadi kalau pakai mobil ya harus mencari jalan alternatif, karena jambatan ditutup untuk kendaraan berat,” katanya.

Sukirno menambahkan, sebenarnya kerusakan jembatan pasca gempa bumi 2006 lalu sudah disurvey oleh petugas dari pemkab Boyolali. Bahkan sempat ada wacana, jika jembatan tersebut akan segera diganti dengan jembatan baru. Namun sampai saat ini, wacana tersebut belum ada realisasinya.
Sukirno mengaku, ia sudah melaporkan kerusakan pondasi jembatan tersebut ke pihak terkait. Sebab, jembatan tersebut adalah jalur punghubung vital warga. “Kalau sampai ambrol, jelas akan sangat mengganggu aktivitas warga dan berimbas ke hal lain seperti aspek perekonomian,” imbuhnya.