Pengumuman SNMPTN 2014 online akan dilakukan secara serentak besuk, Selasa (27/5/2014) sementara itu untuk yang offline akan diselenggarakan sehari sesudah pengumuman online. Tercatat ada seebanyak 777.357 peserta yang tercatat melakukan pendaftaran lewat jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014.

Untuk melihat pengumuman hasil kelulusan dan nama nama yang dinyatakan lulus ujian SNMPTN 2014 ini anda bisa mengecek data validnya di situs resmi SNMPTN yang beralamat di http://www.snmptn.ac.id/. Jika berkaca dari tahun lalu dimana situs resmi pengumuman snmptn ini down karena tidak sanggup menampung lonjakan pengunjung, diharapkan tahun ini panitia akan lebih siap dengan menyedikan link alternative guna membuka pengumuman hasil SNMPTN 2014 secara online.



Mekanisme seleksi SNMPTN tahun ini akan dilakukan secara bertahap, siswa pelamar diseleksi di perguruan tinggi negeri (PTN) pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi (prodi).

Untuk siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan prodi dan ketersediaan daya tampung.

Untuk melihat gambaran kelulusan siswa dalam “seleksi lubang jarum” masuk kampus negeri ini? Berikut statistik penerimaan SNMPTN 2013, seperti dihimpun wartasolo, Senin (26/5/2014).

Tingkat kelulusan

Tahun lalu, 133.604 siswa dinyatakan lulus SNMPTN. Mereka merebut satu kursi di 61 PTN.

Jawa Timur merupakan provinsi yang siswanya paling banyak diterima di PTN. Sebaliknya, provinsi yang siswanya paling sedikit diterima kampus negeri adalah Kalimantan Utara.

Pendaftar

Total pendaftar SNMPTN 2013 adalah 765.531 siswa dengan total siswa yang masuk seleksi sebanyak 133.604 atau sekira 17,45 persen. Di antara pendaftar tersebut, ada 128.266 peserta Bidikmisi.

Bidikmisi

Pada SNMPTN 2013, 23.942 orang atau 18,67 persen merupakan peserta yang lulus dari Bidikmisi.

Jawa Barat termasuk provinsi dengan siswa yang banyak lulus Bidikmisi. Sedangkan DKI Jakarta ada di urutan keenam.

Universitas Trunojoyo Madura menerima 40 persen mahasiswa baru dari jalur Bidikmisi, atau tertinggi se-Indonesia. Sementara itu, Institut Pertanian Bogor menerima 31 persen mahasiswa barunya dari bidikmisi, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengambil 27 persen peserta Bidikmisi.

Prodi dengan persaingan terketat

Teknik Komputer menjadi program studi (prodi) dengan tingkat persaingan paling ketat pada SNMPTN 2013. Misalnya di Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas (Unand), Universitas Sriwijaya (Unsri), dan Universitas Indonesia (UI).

Prodi yang berhubungan komputer juga memiliki persaingan paling ketat di Universitas Padjadjaran (Unpad). Universitas Diponegoro (Undip) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sementara untuk jurusan IPS, prodi dengan persaingan paling ketat adalah ilmu Hubungan Internasional (HI).