WartaSolo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikabarkan telah menetapkan hasil perolehan suara pemilu legislatif 12 partai politik peserta Pemilu 2014 di Jakarta, Jumat malam (9/5/2014). Hasil pileg 2014 itu diumumkan setelah KPU menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Terbuka selama 14 hari.

“Dengan ini saya nyatakan Keputusan KPU Nomor 411/Kpts/KPU/Tahun 2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten-Kota dalam rangka Pemilu 2014,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di Gedung KPU Pusat Jakarta, sebagaimana dikutip WartaSolo dari laman ANTARANEWS, Sabtu (10/5/2014).


Penetapan hasil Pileg 2014 tersebut disahkan pukul 23.55 WIB, dimana dengan kata lain KPU dapat bekerja sesuai perintah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, bahwa penetapan hasil Pemilu secara nasional dilakukan 30 hari setelah pemungutan suara.

Rapat Pleno penetapan hasil Pileg 2014 sendiri dihadiri oleh tujuh komisioner KPU Pusat, termasuk Juri Ardiantoro, Arief Budiman, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Sigit Pamungkas, Ida Budhiati dan Hadar Nafis Gumay.


Berikut adalah hasil perolehan suara parpol peserta pemilu 2014 tingkat nasional:

  1. Partai Nasdem: 8.402.812 suara (6,72 persen)
  2. Partai Kebangkitan Bangsa: 11.298.957 suara (9,04 persen)
  3. Partai Keadilan Sejahtera: 8.480.204 suara (6,79 persen)
  4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 23.681.471 suara (18,95 persen)
  5. Partai Golongan Karya: 18.432.312 suara (14,75 persen)
  6. Partai Gerakan Indonesia Raya: 14.760.371 suara (11,81 persen)
  7. Partai Demokrat: 12.728.913 suara (10,19 persen)
  8. Partai Amanat Nasional: 9.481.621 suara (7,57 persen)
  9. Partai Persatuan Pembangunan: 8.157.488 suara (6,53 persen)
  10. Partai Hati Nurani Rakyat: 6.579.498 suara (5,26 persen)
  11. Partai Bulan Bintang: 1.825.750 suara (1,46 persen)
  12. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia: 1.143.094 suara (0,91 persen)

Total perolehan suara sah di 33 provinsi berdasarkan data KPU adalah 124.972.491 suara. Dengan demikian 10 partai politik dinyatakan lolos ambang batas parlemen, sedangkan dua partai lain yang tidak lolos adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia).