WartaSolo.com – Gunung Merapi hari ini berstatus waspada setelah disampaikan peningkatan statusnya dari aktif normal pada Selasa (29/4/2014) malam. Warga yang masih bermukim di lereng Merapi terutama Kawasan Rawan Bencana (KRB) III dihimbau untuk bersiaga.

Beberapa warga yang masih bermukim di KRB III adalah beberapa dusun seperti Dusun Srunen, Kalitengah Kidul dan Kalitengah Lor, ketiganya dusun tersebut berada di Desa Glagaharjo.



Sri Purnomo, selaku Bupati Sleman meminta kepada warganya untuk siaga menghadapi merapi. “Langkah kami, untuk masyarakat di lereng Merapi terlebih di daerah KRB II agar lebih mensiagakan diri dalam mengahadapi aktifitas Merapi,” ungkap beliau.

Peningkatan status merapi menjadi waspada menurut beliau sudah disampaikan kepada seluruh kepala desa yang bermukim atau berada di lereng merapi.

Sementara itu Heri Suprapto selaku Kepala Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman mengatakan ia mendapatkan informasi peningkatan status merapi melalui pesan singkat yang dikirim oleh Camat Cangkringan.

“Saya mendapat info dari Pak Camat melalui pesan sms, sudah saya sampaikan ke warga dan kepala pedukuhan,” ucap Heri, Rabu (30/4/2014).