WartaSolo.com – Sebuah peristiwa perampokan dengan senjata api terjadi di Toko Bangunan Makmur, di Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Selasa (29/4/2014). Dari pengakuan korban pelaku lebih dari 10 orang dengan membawa senjata api dan senjata tajam.

Pelaku mengikat lima orang korban dan disekap dalam ruangan yang berbeda. Mereka adalah 4 orang pemilik toko dan seorang karyawan yang bernama Supriyadi, warga Desa Keloran, Selogiri. Empat anggota keluarga itu terdiri atas suami istri, Warsito dan Supartini serta dua anak kandung bernama Gading, 13 tahun dan Yunan, 9 tahun.


Berdasarkan informasi dari lokasi kejadian, ibu dan dua anaknya disekap di kamar depan sedangkan Warsito disekap di kamar lain yang masih bersebelahan. Supriyadi disekap di kamar bagian belakang.

Adik korban yakni Sugiyatno menuturkan bahwa pelaku lebih dari 10 orang masuk dengan cara meloncat pagar. Sementara itu total kerugian sampai saat ini belum bisa dipastikan. Barang-barang yang raib di dibawa kabur kawanan perampok di antaranya adalah sebuah truk, sebuah pikap, uang tunai dan peralatan elektronik.

Dari keterangan Supriyadi selaku karyawan yang juga ikut disekap menyebutkan bahwa dirinya ditodong dengan senjata lalu diikat tangan dan kakinya. Penglihatan Supriyadi juga langsung di tutup oleh kawanan perampok tersebut.