Karanganyar, WartaSolo.com – Warjono yang merupakan warga Desa Gesangan RT 01/RW 6 Kwadungan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar hilang setelah digulung ombak Pantai Parangtritis. Keluarga Korban memutuskan untuk menyusul tim SAR Gunungkidul untuk melakukan pencarian. Tak hanya itu, BPBD Karanganyar pun turun tangan untuk membantu proses pencarian korban.

Berdasarkan keterangan dan informasi yang telah berhasil dihimpun, Warjono diduga terjebak di palung saat ombak datang dan menggulungnya, sehingga ia tak dapat menghindar dan kemudian hilang terseret ombak. Tak hanya Warjono, ombak juga menewaskan Trisno, warga Ngentak Kwayuhan, Magelang.



Rombongan ini terdiri dari tujuh orang yang berwisata ke Pantai Parangtritis yang berlokasi di Kreteg, Kabupaten Bantul pada Jumat (18/04/2014) dalam rangka menghabiskan libur akhir pekan yang cukup panjang.

Bersama keluarga korban, tim dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karanganyar turun tangan untuk membantu proses pencarian. Tim yang terdiri dari lima orang ini akan menginduk pada tim SAR Gunungkidul untuk melakukan pencarian tahap pertama selama 3 hari. Waktu pencarian dapat diperpanjang apabila keluarga korban menginginkan.

Hal ini dibenarkan oleh Aji Pratama Heru selaku Ketua Pelaksana Harian BPBD Karanganyar. Heru mengatakan bahwa tim BPBD Karanganyar ini akan BKO (Bawah kendali Operasi) pada tim SAR Gunungkidul untuk membantu menemukan korban yang terseret ombak.

Heru juga menambahkan bahwa BPBD Karanganyar hanya mengirimkan bantuan personel saja karena peralatan dan perlengkapan evakuasi telah disediakan.

“Jumat malam, BPBD memberangkatkan lima personel untuk BKO ke area pencarian di Parangtritis. Keluarga korban juga berangkat ke sana. Perahu karet dan sejenisnya sudah disediakan SAR Gunungkidul. Kami hanya menyadiakan tenaga bantuan,” kata Heru, seperti yang dikutip dari KR Jogja pada Sabtu (19/04/2014).