Boyolali, WartaSolo.com – Keadaan jalur alternatif Sanggung – Penggung yang menuju Pengging ini dalam keadaan yang memprihatinkan karena terdapat banyak lubang yang membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Lubang-lubang di jalur tersebut dapat membuat pengguna jalan jatuh terperosok.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jalan berlubang yang ada di jalur Sanggung – Penggung ini sering menyebabkan pengendara motor terjatuh, terutama kendaraan tipe matic. Bahkan, menurut keterangan warga, sebelumnya ada pengendara yang jatuh terperosok hingga mengalami patah tulang kaki.



Kerusakan jalan di jalur Sanggung – Penggung ini sebenarnya tidak terlalu parah, tetapi lubang jalan yang menyebar dengan kedalaman lebih dari lima sentimeter ini membahayakan pengguna sepeda motor. Jalur Sanggung – Penggung ini memiliki panjang sekitar enam kilometer.

Bagi pengguna sepeda motor yang sebelumnya jarang atau belum pernah melewati jalur alternatif Sanggung – Penggung ini dihimbau agar lebih hati-hati. Masyarakat sekitar sebenranya telah mencoba memperbaiki jalan yang berlubang tersebut dengan tanah dan batu, tetapi hal tersebut tak bertahan lama.

Berdasarkan keterangan dari masyarakat sekitar, kerusakan dan lubang di jalur Sanggung – Penggung ini disebabkan oleh banyaknya truk-truk bermuatan berat yang melintasi jalur tersebut pada malam hari. Kendaraan tersebut melewati jalur tersebut karena menghindari jembatan timbang.

”Korban yang jatuh kebanyakan pengendara sepeda motor. Kebanyakan perempuan dan sepeda motor matic. Kemarin bahkan ada seorang mahasiswi yang terjatuh hingga patah tulang kaki. Tiap malam banyak yang melintas disini, jalur ini dianggap sebagai jalur tikus,” kata Ismadi, 38, warga Dusun Kiyaran, Desa Gombang, seperti yang dilansir dari Timlo pada Sabtu (19/04/2014).