WartaSolo.com – Ujian Nasional (UN) memang menjadi momok bagi anak didik di bangsa Indonesia ini, oleh karena itu banyak pihak yang mengambil kesempatan dengan cara melakukan jual beli kunci jawaban UN. Baru-baru ini jajaran Polres Karanganyar telah berhasil menangkap 3 pelaku yang menjadi sindikat jual beli kunci jawaban ujian nasional pada Rabu (16/4/2014)

Ketika pelaku yang berinisial JS, MRP dan GM berhasil diamankan dengan barang bukti berupa uang Rp. 12,5 juta, 5 buah ponsel dan kunci jawaban UN Matematika, IPS, Kimia, IPA dan Sosiologi. Diduga kunci jawaban UN tersebut dijual untuk wilayah Karanganyar, Sragen, Boyolali dan kota Solo.


Terbongkarnya sindikat jual beli kunci jawaban UN ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan kebocoran soal UN tingkat SMA pada Selasa (15/4/2014) pukul 06.30 WIB di salah satu SMA negeri Karanganyar. Menerima laporan tersebut pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Aparat kemudian berhasil menahan 2 siswa yang didapati memiliki kunci jawaban soal UN dengan inisial AMZ dan GC. Sekitar pukul 09.00 WIB ponsel kedua siswa mendapat sebuah SMS dari seseorang dengan inisial MRP, dalam pesan tersebut terungkap MRP akan memberikan bocoran soal ujian pada kedua siswa. Dari sinilah aparat kemudian menangkap MRP bersama temannya yang berinisial GM.