Karanganyar, WartaSolo.com – Seorang peserta Ujian Nasional (UN) masuk rumah sakit jiwa (RSJ) karena diduga mengalami stres karena UN. Hal ini membuat dirinya gagal mengikuti UN. Siswa asal SMK Tunas Nusantara Karanganyar ini telah mendapat perawatan di RSJ Surakarta.

Seperti yang kta ketahui, UN memang menjadi momok bagi sebagian peserta didik karena nilainya akan menentukan kelulusan dan masa depannya untuk meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Hal ini ternyata membuat seorang siswa yang tak siap untuk mengikuti UN menjadi stres dan harus mendapatkan perawatan di RSJ Surakarta.


Saat ini pasien dari SMK Tunas Nusantara Karanganyar ini telah mendapatkan perawatan intensif di RSJ Surakarta. Informasi ini dibenarkan oleh Agus Hryanto selaku Kepala Panitia UN di Kabupaten Karanganyar. Agus mengatakan bahwa panitia UN dari SMK Tunas Nusantara Karanganyar telah menginformasikan hal ini pada panitia UN Kabupaten.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, siswa SMK Tunas Nusantara Karanganyar yang tidak disebutkan identitasnya ini diprediksi mengalami gangguan jiwa akibat stres akan menghadapi UN setelah melakukan registrasi pada januari 2014.

Agus menambahkan bahwa pasien yang gagal mengikuti UN secara serentak dapat mengikuti ujian susulan setelah siap secara fisik dan mental. Agus juga menginformasikan bahwa dari 3.523 peserta UN, delapan diantaranya tidak mengikuti ujian, termasuk satu orang yang mengalami gangguan jiwa.

Agus juga menambahkan bahwa ada yang mangkir dari UN karena sudah bekerja dan ada yang sakit dan harus menawaptkan perawatan medis di RS Matesih.

Anak itu sakit. Jadi soal ujian diantarkan ke RS di Matesih,” kata Agus, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Selasa (15/04/2014).