Solo, WartaSolo.com – Seluruh pasar tradisional di kota Solo akan dilengkapi dengan ruang kesehatan oleh DPP (Dinas Pengelola Pasar). Hadirnya ruang kesehatan ini merupakan tambahan fasilitas untuk mendukung kenyamanan pasar tradisional yang saat ini mulai tergerus dengan hadirnya mal dan mini market modern.

Selain melengkapinya dengan ruang kesehatan, seluruh pasar tradisional akan dilengkapi dengan dua fasilitas lainnya, yakni ruang khusus untuk merokok dan pojok ASI (Air Susu Ibu) yang memungkinkan seorang ibu menyusui anaknya dengan tenang di ruang tersebut.


Berdasarkan informasi yang telah berhasil dihimpun, saat ini baru empat pasar tradisional yang menyediakan ruang kesehatan, yakni Pasar Depok, Pasar Nongko, Pasar Gedhe, dan Pasar Ledi. Pihak DPP mengungkapkan bahwa 32 pasar tradisional lainnya akan ditambah fasilitas serupa.

Informasi ini dibenarkan oleh Subagyo selaku kepala DPP mengenai hadirnya fasilitas ruang kesehatan di pasar tradisional. Subagyo juga mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan tenaga medis dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan Kota (DKK).

“Orang berbelanja di pasar tradisional sekarang lebih nyaman, dan harga relatif lebih murah,” kata Subagyo.

Subagyo juga menambahkan bahwa ruang kesehatan sudah tersedia di empat pasar tradisional, sedangkan fasilitas Pojok ASI dan ruang khusus untuk merokok baru akan dibangun tahun ini untuk dua pasar tradisional. Pihaknya menambahkan bahwa penyediaan fasilitas ini tidak dapat serentak di semua pasar karena anggaran yang dimiliki terbatas.

Sama dengan Pojok ASI, ruang kesehatan juga saat ini mengalami kendala pada keterbatasan personal dan jumlah tenaga medis. Subagyo menambahkan bahwa untuk menyiasati hal tersebut menggunakan model jadwal, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Selasa (15/04/2014).