Wonogiri, WartaSolo.com – Honor pengawas Ujian Nasional (UN) di Kabupatan Wonogiri telah ditetapkan, yakni sebesar Rp 50 ribu per hari. Sebelumnya masalah honor pengawas UN ini sempat diperbincangkan dan disorot oleh pelbagai pihak karena belum ada aturan yang jelas mengenai hal tersebut.

Menanggapi masalah honor UN, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Wonogiri telah mengungkapkan bahwa honor untuk pengawas UN per hari sebesar Rp 50 ribu dengan total anggaran mencapai Rp 1,2 miliar. Hal ini sudah menjadi keputusan, sehingga pihak Disdik menganggap masalah ini sudah tidak perlu diperdebatkan lagi.


“Sudah diputuskan dari pusat,honor pengawas UN dihitung perhari yakni Rp 50 ribu setiap satu pengawas,” terang Kepala Disdik Wonogiri Drs Siswanto MPd, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Minggu (13/04/2014)

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, honor pengawas UN ini berbeda dengan tahun lalu yang menghitung honor per mata pelajaran (mapel). Kini pemerintah pusat telah memutuskan untuk mengubah aturan mengenai honor pengawas UN ini menjadio per hari. Meski sistemnya berbeda, nominal atau jumlah honornya tetap sama, yakni Rp 50 ribu per hari.

Selain itu, berdasarkan keterangan yang telah dihimpun, naskah soal UN untuk SMA atau sederajat telah tiba di Kabupaten Wonogiri pada pagi sekitar pukul 05.00. Naska UN ini tiba dengan pengawalan ketat dari polisi, Disdik, dan Perguruan Tinggi.

Naskah UN sebanyak 75 box untuk sementara disimpan di Aula Disdik Wonogiri dan rencananya hari ini (13/04/2014) akan didistribusikan ke 25 kecamatan di wilayah Wonogiri. Pihak Disdik Wonogiri telah mengerahkan 970 pengawas,dengan perincian 338 pengawas SMA,608 pengawas SMK, dan 24 pengawas MA, serta ikut dilibatkan pengawas dari unsur Perguruan Tinggi sebanyak 84 pengawas.