Karanganyar, WartaSolo.com – Jelang penilaian Adipura pada 16 April 2014 mendatang, Pemkab Karanganyar beramai-ramai membersihkan paku pohon yang berada di kompleks sekretariat daerah. Kegiatan pencabutan paku pohon ini dilaksanakan dengan menggerakkan PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Kegiatan pencabutan paku pohon ini tak hanya sekadar untuk mengejar penilaian Adipura saja, tetapi sebagai wujud kepedulian Pemkab Karanganyar terhadap lingkungan dan turut serta menjaga pohon-pohon yang ada di wilayahnya. Selama ini masih banyak orang yang memasang iklan, selebaran, banner, dan atribut lainnya dengan memakunya di pohon.


Kerja bakti PNS yang digelar di Kabupaten Karanganyar ini dipimpin langsung oleh Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo. Kegiatan ini diikuti oleh para PNS. Selain mencabut paku pohon, kerja bakti ini juga dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan sekitar agar bersih dan sehat.

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama para peserta kerja bakti telah melakukan penyisiran ke sejumlah tempat, salah satunya adalah rumah dinas bupati. Berdasarkan hasil pantauan, pekarangan rumah dinas ini dinilai kurang rapi dan tampak semrawut akibat ditumbuhi banyak rumput liar dan semak belukar.

Bupati Juliyatmono menyayangkan keadaan rumah dinas yang tidak terawat, padahal tak lama lagi tim penilai Adipura akan tiba. Selain itu, Juliyatmono menambahkan bahwa rumput dan semak belukar yang tumbuh harusnya dibersihkan secara berkala.

“Mestinya secara berkala dicabut rumputnya. Jangan seperti ini. Tinggal dua hari tim penilai ke lapangan,” kata Juliyatmono seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Sabtu (12/04/2014).

Menanggapi Adipura, Samsi selaku Sekda Karanganyar mengaku optimis akan meraih Adipura untuk yang keyujuh kalinya. Selain kebersihan dan kerapian, tata kelola lingkungan juga menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.