Sragen, WartaSolo.com – Pasar Gemolong yang berlokasi di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen didesak warga sekitar untuk segera pindah ke lahan seluas 4 hektar yang berlokasi di Desa Kragilan. Seperti yang kuta ketahui, Pasar Gemolong merupakan pasar terbesar di Sragen wilayah barat yang menampung banyak pedagang.

Desakan warga mengenai pemindahan Pasar Gemolong ini disebabkan oleh jumlah pedagang yang kian banyak dan melebihi kapasitas. Pasar Gemolong ini juga tidak memiliki lahan parkir yang cukup untuk mengakomodasi pengunjung maupun kendaraan milik pedagang.



Selain sudah melebihi kapasitas, Pasar Gemolong ini juga terletak di tengah kota, sehingga membuat kota menjadi macet dan semrawut ketika pasar beroperasi. Selain itu, kenyamanan pedagang maupun pengunjung Pasar Gemolong juga berkurang karena tidak terdapat tempat parik yang memadai dan keadaan pasar yang melebihi kapasitas.

Pemindahan Pasar Gemolong ke lahan seluas 4 hektar di Desa Kragilan dinilai sebagai solusi yang paling tepat. Bekas lahan Pasar Gemolong nantinya akan dibangun taman kota dan alun-alun untuk menambah keindahan kota Gemolong.

Hal ini dibenarkan oleh Samsuri, selaku Camat Gemolong pada Kamis (10/04/2014) yang mengatakan bahwa usulan pemindahan pasar telah disepakati dalam Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) beberapa waktu lalu. Usulan tersebut telah diteruskan pada forum Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab).

“Pemindahan pasar termasuk salah satu dari lima usulan yang disampaikan Kecamatan Gemolong. Rencananya, di lokasi bekas pasar akan dibuat taman yang berfungsi sebagai alun-alun Gemolong. Dengan demikian, Gemolong akan terlihat lebih cantik,” kata Samsuri, seperti yang dikutip dari KR Jogja pada Kamis (10/04/2014).