WartaSolo.com – Saat ini obat-obat herbal dinilai menjadi salah satu cara alternatif yang aman untuk mengatasi keluhan berbagai penyakit. Disamping terbuat dari bahan-bahan alam, obat herbal diyakini orang tidak dapat menimbulkan efek samping. Namun, anggapan tersebut tidaklah benar adanya.

Menurut Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM bahwa minum obat herbal 100 persen aman itu tidak betul karena herbail juga punya efek samping dan semua orang belum tentu cocok dengan satu tanaman obat herbal. Oleh karena itu disarankan agar tidak sembarangan mengonsumsi herbal.



Tanaman apa saja yang dapat membahayakan kesehatan orang jika dikonsumsi secara berlebihan dan tidak memperhatikan dosis? Berikut tanaman-tanamannya dikutip dari Detik Health, Senin (07/04/2014) :

1. Ginseng

Untuk menjaga stamina tubuh, ginseng bisa jadi tanaman herbal yang bisa diandalkan. Tapi hati-hati jika Anda memiliki penyakit jantung dan mengonsumsi obat jantung dengan kandungan nitrat, justru Anda berisiko terkena aritmia jantung (detak jantung tidak normal).

2. Jus belimbing

Jus belimbing dipercaya bisa menurunkan tekanan darah. Tapi, dr Arijanto menegaskan perhatikan jenis hipertensi yang dialami sebab pada dasarnya hipertensi terdiri dari primary hipertension dan secondary hipertension.

“Secondary hipertension misalnya karena masalah ginjal, minum jus belimbing malah bikin ginjal rusak karena ada zat nefrotoksik dalam belimbing,” ujar dr Arijanto.

3. Bawang putih

Bawang putih bisa menurunkan kadar gula darah, kolesterol, dan mengencerkan darah. Tapi, jika Anda ingin mencabut gigi dan terbiasa mengonsumsi bawang putih, baiknya hentikan konsumsi bawang putih dua minggu sebelum cabut gigi. Sebab, bawang putih justru bisa menyebabkan perdarahan sulit terhenti saat proses cabut gigi.

4. Temulawak

Bukan rahasia lagi jika tanaman yang satu ini bisa membantu menjaga stamina dan meningkatkan nafsu makan. Namun, jika Anda mengalami perdarahan lambung, jangan mengonsumsi temulawak dalam dosis tinggi. Sama seperti bawang putih, temulawak bisa menghambat proses pembekuan darah.

5. Jus jeruk, apel, anggur

Saat mengonsumsi obat penurun kolesterol golongan statin, sebaiknya jangan dibarengi dengan jus jeruk, apel, dan anggur. Hal ini disebabkan dalam jeruk, apel, dan anggur terdapat timin. “Timin bisa mengikat lemak sehingga dia mengikat zat pada statin sehingga efek obat tidak optimal,” ujar dr Arijanto.