Wonogiri, WartaSolo.com – Ratusan warga Kabupaten Wonogiri diperkirakan memutuskan untuk golput atau tidak mencoblos di pesta demokrasi pemilu legislatif yang digelar hari Rabu (09/04/2014). Ratusan ribu warga Wonogiri yang golput ini diperkirakan mencapai 25 persen dari total penduduk yang memiliki hak pilih di wilayah tersebut.

Prediksi ratusan ribu warga Wonogiri yang memutuskan untuk golput ini dibenarkan oleh Mat Nawir SAg selaku Ketua KPUD Kabupaten Wonogiri. Lalu apa sebab ratusan ribu warga Wonogiri memutuskan untuk golput? Berdasarkan keterangan daru Mat Nawir, sebagian besar warga yang golput itu adalah kaum perantauan.


Mat Nawir menjelaskan bahwa sebagian besar kaum perantauan tersebut memutuskan untuk tidak pulang kampung dan menggunakan hak pilihnya di pemilu legislatif kali ini. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya berharap agar warga yang golput di Wonogiri tidak lebih dari 20%.

Warga perantauan di Wonogiri ini sebagian besar memutuskan tidak pulang kampung, hal ini terlihat dari arus mudik yang tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini dibenarkan oleh Drs Ismiyanto MPd selaku Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Wonogiri.

Selain sebagian warga yang merupakan kaum perantauan, Mat Nawir juga menambahkan bahwa jumlah golput semakin banyak karena pelaksanaan pemilu ini bersamaan dengan banyaknya warga Wonogiri yang menggelar hajatan, sehingga sebagian dari mereka tak sempat menggunakan hal pilihnya.

“Prediksi kami mudah-mudahan yang golput tidak lebih dari 20 persen dari hak pilih yang ada. Seperti yang kami pantau di wilayah Purwantoro banyak kaum boro pulang untuk ‘jagong’,” kata Mat Nawir, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Rabu (09/04/2014).