Solo, WartaSolo.com – Gelaran pesta demokrasi atau pemilu legislatif (pileg) ini membuat Pasar Plewer yang terkenal sebagai pusat grosir pakaian dan produk tekstil ini tutup total. Seluruh karyawan dan pedagang Pasar Klewer kompak memutuskan untuk libur dalam rangka menyukseskan pemilu legislatif yang dilaksanakan hari ini (09/04/2014).

Pasar Klewer terlihat sepi sejak pagi tadi dan hanya terlihat beberapa petugas keamanan yang berjaga dan berpatroli untuk mengamankan pusat tekstil terbesar di Jawa Tengah tersebut. Liburnya Pasar Klewer ini dibenarkan oleh Tri Suwarni selaku Koordinator Keamanan HPPK.


Tri Suwarni mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan Satpam untuk menjaga kemanan Pasar Klewer selama tutup atau libur total dalam rangka pemilu. Pihaknya mengatakan baru kali ini hampir semua pedagang, karyawan, dan PKL di Pasar Klewer kompak untuk libur dan menyukseskan pemilu.

Berdasarkan keterangan dari Tri Suwarni, saat ini adal sekitar 2000 pedagang kios dan sekitar 600 PKL di Pasar Klewer yang kompak untuk memutuskan libur. Tak hanya itu, karyawan pasar maupun karyawan pedagang juga turut libur sehingga suasana pasar yang biasanya ramai menjadi lengang.

Tri juga menambahkan bahwa beberapa pengunjung dan pembeli kecele karena ternyata Pasar Klewer libur. Keputusan libur total hari ini menurut Tri sudah melalui proses dialog yang demokratis melalui siaran radio komunitas Pasar Klewer yang disebut dengan Radio Gapuro.

Sekitar 95%  pedagang dan karyawam menghendaki tanggal 9 April libur total. Hal ini akan menjadi pengalaman untuk Pemilu Presiden mendatang.

“Patroli kami lakukan untuk memberitahu kalau ada pengujung yang kecele. Mengenai keputusan libur, melalui siaran interaktif tak hanya sekali, tapi tiga kali dibuka. Ternyata hampir 95 persen pedagang dan karyawan menghendaki Pasar Klewer pada 9 April libur total,” kata Tri Suwarni, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Rabu (09/04/2014).