Solo, WartaSolo.com – Polisi telah berhasil mengamnakan sebuah tas hitam yang mencurigakan di Pasar Singosaren, Solo. Tas hitam yang mencurigakan ini tergeletak di depan kios handphone dan membuat warga dan orang–orang sekitar panik. Mereka mengira tas mencurigakan tersebut berisi bom.

Berdasarkan informasi yang telah berhasil dihimpun, tas hitam yang mencurigakan ini ditemukan oleh Wiyono (36) selaku petugas kebersihan Pasar Singosaren. Wiyono terkejut saat melihat ada tas hitam tergeletak di depan kios handphone. Wiyono curiga ketika mengangkat tas tersebut karena cukup berat.


Petugas kebersihan Pasar Singosaren tersebut memutuskan untuk melaporkan tas hitam yang mencurigakan tersebut pada Soeratman selaku Koordinator Satpam Pasar Songosaren. Soeratman dan Wiyonio semakin curiga ketika tas yang ditemukan tersebut cukup berat, yakni sekitar 5 kilogram.

Untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, Soeratman kemudian berinisiatif untuk melaporkan temuan tas hitam yang mencurigakan tersebut ke polisi untuk diproses lebih lanjut. Tak lama setelah dilaporkan, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen C Pelopor Polda Jateng tiba di lokasi dan mengamankan tas yang dicurigai berisi bom.

Soeratman dan Wiyono mengaku lega tas mencurigakan tersebut telah diamankan polisi. Kendati demikian, mereka berdua mengaku tak mengetahui apa sebenarnya isi tas hitam tersebut. Soeratman hanya mengatakan bahwa tas hitam tersebut berisi bena yang cukup berat.

“Kami tidak tahu apa isinya, tadi sudah dibawa Tim Jibom,” kata Soeratman, seperti yang dilansir dari KR Jogja pada Senin (07/04/2014).

Sampai saat ini memang belum diketahui apa isi tas mencurigakan tersebut. Hal yang sama juga diungkapkan oleh AKBP Sudiyana selaku Kepala Detasemen (Kaden) C Brimob Pelopor Satbrimob Polda Jateng. Sudiyana menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut.