Wartasolo.com – Kabar akan bocornya data pelanggan operator selular Telkomsel serta Indosat ke tangan Australia dan Security Agency membuat Menkominfo Tifatul Sembiring membuat wacana akan menutup kedua operator besar di Indonesia tersebut. Namun beberapa orang berpendapat bahwa wacana tersebut hanyalah gertakan saja.

Salah satu praktisi telekomunikasi yaitu Raherman Rahanan menampik wacana penutupan Telkomsel dan Indosat, beliau mengatakan hal tersebut tidaklah mungkin, wacana Tifatul hanyalah sebuah gertakan saja. Demikian seperti dikutip Wartasolo dari Merdeka, Rabu (19/2/2014).



Rudi Rusdiah selaku Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) juga menilai Menkominfo sangat berlebihan dan bisa berakibat tidak baik bagi national interest. Hal senada juga di ungkap Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute yakni Heru Sutadi, beliau beranggapan bahwa data pelanggan adalah amanah bagi operator.

Sebenarnya tanpa penutupan pun jika amanah yang diberikan kepada operator oleh pelanggan dikhianati kemungkinan besar pelanggan akan kabur dengan sendirinya. Selama ini pihak Telkomsel dan Indosat mengklaim bahwa pihaknya mengelola data pelanggan sesuai dengan prosedur dan hanya penegak hukum saja yang mendapatkan akses.

Sayangnya hal tersebut tidak diverifikasi oleh pihak Kominfo dan menyangka bahwa operator di Indonesia tidak ikut andil dalam hal penyadapan. Bagaimana menurut anda?